Gaji Rp 500 Ribu Sebulan Guru Honorer Ngadu ke DPRD Minta Diangkat Jadi PNS

Cibinong – bogoronline.com – Gara-gara hanya diberi gaji yang tak bisa memenuhi kebutuhan hidup satu bulan, lantaran gaji yang diterimanya dibawah standar, puluhan guru honorer yang mengajar di ratusan Sekolah Dasar Negeri (SDN) ngadu ke DPRD. Mereka minta bantuan para wakil rakyat itu memperjuangkan hak-haknya, agar mendapatkan penghidupan yang layak.

“Banyak guru honor yang mengabdi belasan tahun hidupnya sangat memprihatinkan, karena gaji yang mereka terima dibawah standar, padahal tanggung jawabnya berat,” kata Koordinator Persatuan Guru Honorer (PGH) Kabupaten Bogor Halim Salahudin, kepada wartawan Senin (28/03).

Halim mengungkapkan, di Kabupaten Bogor saat ini ada sekitar 3.140 guru honorer yang mengajar dihampir seluruh SD dan SMP Negeri. Mereka ini tiap bulannya menerima gaji dibawah Rp 1 juta, bahkan ada diantaranya hanya menerima Rp 150 ribu/bulan. “Bagaimana mutu pendidikan akan meningkat, kalau tenaga pengajarnya saja hidupnya masih kekurangan,” ujarnya.

Halim meminta, DPRD memperjuangkan nasib ribuan guru honorer agar mendapatkan gaji yang layak dan mengusulkan kepada pemerintah pusat, agar pada penerimanaan CPNS mendatang, guru honorer mendapatkan prioritas diangkat menjadi PNS. “Kami tak minta yang macam-macam, yang penting, pemerintah baik Kabupaten Bogor maupun pemerintah pusat memberikan perhatian serius kepada para guru honorer,” pintanya.

Pernyataan Halim dibenarkan, guru honorer yang mengajar di salah satu SD di Kecamatan Cibinong, yang enggan disebutkan namanya, guru lulusan PGSD di salah satu universitas di Bogor ini mengaku tiap bulannya hanya mendapatkan gaji sebesar Rp 500 ribu. “Kalau dibilang kurang sudah pasti, tapi saya jalani saja, siapa tahun kedepannya ada perbaikan dan diangkat menjadi PNS,” katanya.

Sekretaris Komisi IV DPRD Eghi Gunadhi Wibahwa berjanji, dalam penyusunan APBD 2017 mendatang alokasi anggaran untuk gaji guru honorer ditingkatkan. “Kita tak menutup mata gaji yang diterima guru honorer sekarang ini jauh dibawah Upah Minimun Kabupaten (UMK),” ungkapnya.

Menurut politisi PDI Perjuangan ini, idealnya gaji guru honorer yang mengajar di SD besaranya sekitar Rp 1,5 jutaan/bulan, sedangkan untuk guru honor yang mengajar di SMP nilainya lebih besar, karena bebannya juga lebih berat.”Tapi, kita akan lihat dulu berapa kemampuang anggaran yang dimiliki Kabupaten Bogor,” pungkasnya. (zah)