Nurhayanti : Gedung Hambalang Dapat Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Bogor

Citeureup, bogoronline.com – Bupati Bogor, Nurhayanti menaruh harapan besar akan kelanjutan proyek Pusat  Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Desa Hambalang, Kecamatan Citeureup, Kabupaten  Bogor. Bupati berharap setelah ditinjau oleh Presiden, Joko Widodo, proyek senilai Rp2,1 Triliun yang mangkrak sejak 2011 itu, segera dikerjakan lagi.

“harapan saya, tentu saja proyek ini secepatnya dilanjutkan,” ujar Nurhayanti, kepada bogoronline.com, Jum’at  (18/3).

IMG-20160318-WA0016Menurut Bupati, keberadaan gedung P3SON itu akan berdampak positif bagi Kabupaten Bogor. Pertama, gedung yang menjadi pusat olahraga nasional itu akan menjadi ikon yang mengangkat nama kabupaten Bogor. “kedua pasti akan berdampak terhadap perekonomian Kabupaten Bogor, khususnya bagi masyarakat sekitar,” kata dia.

Selain itu, kabupaten Bogor juga akan bangga, karena atlit berprestasi nasional akan dididik dan dicetak di Kabupaten Bogor. “yang tak kalah penting akan berdampak juga terhadap penyerapan tenaga kerja dan percepatan pembangunan infrastrukturnya,” imbuhnya.

 

Namun, meski berharap banyak, Pemerintah Kabupaten Bogor tidak punya kewenangan untuk menentukan nasib berlanjutnya proyek tersebut. “itu masih audit fisiknya dulu. Jadi ibu sih menunggu saja. Nanti akan di undang pemerintah pusat untuk pembahasannya,” tandasnya.

Presiden RI, Joko Widodo memastikan akan memutuskan nasib proyek Pusat  Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Desa Hambalang  Bogor yang mangkrak, karena adanya kasus korupsi yang sedang disidik oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, pada 2011 lalu. Hal itu disampaikan Jokowi setelah meninjau  proyek senilai Rp 2,5 triliun itu, Jum’at (18/3).

 
“Perlu keputusan apakah dilanjutkan. Kalau dilanjutkan untuk apa? Apakah masih seperti yang lama sekolah olah raga, atau mungkin diubah. Bisa saja, jadi Wisma Atlet misalnya, atau jadi Pelatnas, atau diubah jadi rusunawa, atau diubah jadi nggak tahu. Atau kedua dibiarkan seperti ini,” terang Jokowi, kepada wartawan disela kunjungan ke lokasi proyek. Jokowi didampingi Menteri PU Basuki Hadimuljono, Menpora Imam Nahrawi dan Jubir Presiden Johan Budi, Bupati Bogor Nurhayanti, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Ade Ruhandi dan pejabat lainnya. (ful)