Bupati Diminta Gunakan Pihak Ketiga Seleksi Direksi dan Badan Pengawas

Dua agenda seleksi di BUMD kabupaten bogor; Badan Pengawas PD.Pasar dan Direksi PDAM jangan sampai dijadikan ajang bagi-bagi kue.prosesnya harus benar-benar transparan dan terkontrol publik serta benar-benar bebas dari intervensi pihak manapun.

Dadun S Abdurozak

 

 

Cibinong, bogoronline.com – Mantan Direktur Umum, PD Pasar Tohaga, Dadun S Abdurozak meminta Pemerintah Kabupaten Bogor menggunakan jasa pihak ketiga dalam rekruitmen calon anggota badan pengawas PD Pasar Tohaga dan Direksi PDAM Tirta Kahuripan. Ketua Aliansi Masyarakat Bogor Berdaulat tersebut mengatakan, perlunya pihak ketiga untuk menghindari konflik kepentingan dan KKN.

 

“Dua agenda seleksi di BUMD kabupaten bogor; Badan Pengawas PD.Pasar dan Direksi PDAM jangan sampai dijadikan ajang bagi-bagi kue.prosesnya harus benar-benar transparan dan terkontrol publik serta benar-benar bebas dari intervensi pihak manapun,” ujarnya, kepada bogoronline.com, kamis (7/4).

untuk itu, sambungnya lebih baik Bupati Bogor mendelegasikan semua prosesnya kepada pihak ketiga/independen. “biarkan mereka yang melakukan proses seleksi dari tahap awal hingga mengumumkan hasil,” imbuhnya.

Menurut Dadun, selama ini proses seleksi selalu ada jeda waktu dari waktu seleksi ke tahap pengumuman hasil. Hal itu, membuka celah masuknya intervensi dari luar yang mempengaruhi keputusan pansel. “sekarang hilangkan jeda waktu itu, hari itu selesai tes hari itu juga diumumkan oleh pihak ketiga selaku pelaksana. Bila perlu bagikan dokumen seleksi kepada semua peserta, sehingga peserta tahu nilai yang diperolehnya, saya yakin model ini bisa dilakukan,selama bupatinya mau mendelegasikannya,” katanya.

Dengan model seperti ini, lanjut Dadun, tidak ada waktu untuk pihak manapun melakukan intervensi. “biarkan ini menjadi model dari seorang kepala daerah dalam memberantas budaya KKN,” pungkasnya. (ful)