Jalan Rusak di Kecamatan Parung Panjang akan Diperbaiki Rp 23 Miliar Disiapkan, Truk Tronton Dilarang Melintas

Parung Panjang – bogoronline.com – Kerusakan jalan yang terjadi di Kecamatan Parung Panjang, akibat dilalui truk-truk tronton pengangkut galian C, membuat Bupati Nurhayanti kesal.
Bupati yang selama satu tahun ini betah memimpin Kabupaten Bogor seorang diri, meminta para pengelola tambang galian membangun jalan sendiri.
“Jalur khusus truk pengangkut galian itu diperlukan, agar jalan milik Kabupaten Bogor tidak cepat rusak,” kata Nurhayanti, Kamis (19/05).
Nurhayanti mengatakan, untuk memperbaiki jalan yang ada di Kecamatan Parung Panjang, khususnya pada ruas Jalan Lumpang – Cikuda sepanjang tiga kilometer, Pemerintah Kabupaten Bogor telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 23 miliar. “Jalan Lumpang – Cikuda yang akan diperbaiki nanti, tak boleh dilewati truk-truk pengangkut galian, karena aka nada jalur khusus,” ujarnya.
Permasalahan galian C di Kecamatan Parung Panjang mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Bahkan Wakil Gubenur Jawa Barat Deddy Mizwar, terpaksa memasang portal untuk mencegah truk-truk pengangkut galian.
Anggota DPRD asal Parung Panjang Egi Gunadi Wibahwa  membenarkan, jalan-jalan rusak di Parung Panjang, salah satu sebabnya, karena beban yang melintasi di atasnya melebihi tonase.“Jalan-jalan yang ada di Kecamatan Parung Panjang itu kan kekuatannya untuk kendaraan yang beban tonasenya kurang dari 20 ton, namun fakta di lapangan, truk-truk besar dengan leluasa melintas,” politisi PDI Perjuangan itu.
Selain jalan rusak, akibat aktivitas pengangkutan galian, ratusan warga Parung Panjang terserang penyakit Inspeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA). Akibat terlalu sering menghirup udara bercampur debu yang terbawa oleh truk-truk pengangkutn galian. “Kualitas udara di Parung Panjang memang buruk, sebagai dampak dari rusaknya lingkungan,” Kepala Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit dan Kesehatan Lingkungan (P2PKL) Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, dr. Kusnadi. (zah)