by

PTUN Bandung Menangkan Gugatan Warga Bogor

bogoronline.com

Berdasarkan sidang putusan yang digelar di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Bandung akhirnya memenangkan gugatan tanah milik warga atas perusahaan raksasa Sentul City di desa Karang Tengah Kabupaten Bogor. Majelis hakim yang diketuai Sutiyono membatalkan sertifikat lahan atas nama Sentul City seluas 5,5 hektare.

Hal tersebut terungkap dalam putusan yang digelar di PTUN Bandung, Senin 2 Mei 2016. Putusan tersebut disaksikan oleh penggugat yang diwakili Lava Sambada dan Angga Perdana dan tergugat dari BPN yang diwakili kuasa hukum Liskiman. Sementara, dari PT Sentul City dan juga kuasa hukumnya tidak menghadiri sidang.

Dalam amar putusan bernomor 158/G/2015/PTUN-BDG, Sutiyono menyatakan membatalkan sertifikat lahan seluas 5,5 hektare yang dimiliki PT Sentul City. Putusan itu sekaligus mengaktifkan kembali sertifikat lahan seluas 2,6 hektare milik ketiga penggugat, yakni Dr Darwin Dahsyat Tjakradidjaja, Djoe Alex Ramli dan Aang Setiawan yang sebelumnya dikuasai oleh PT Sentul City. Kemudian hakim dalam putusannya juga meminta BPN untuk mencabut sertifikat atas nama PT Sentul City.

“Mewajibkan tergugat untuk segera memproses penerbitan sertifikat tanah tergugat,” ujarnya.

Kuasa hukum penggugat, Lava Sambada mengatakan, bahwa putusan hakim tersebut sudah benar dan pro terhadap keadilan.

“Tanah itu memang benar-benar milik klien kami,” Kata Lava, Selasa (3/5/16).

Lava menjelaskan bahwa dari tanah seluas 5,5 hektare itu, Ada sebagian lahan milik kliennya, Yaitu seluas 2,6 hektare.

“2,6 hektare lahan tersebut milik klien kami, Jelasnya.

Sementara tergugat BPN melalui kuasa hukumnya Liskiman akan melaporkan hasil putusan ini untuk menentukan langkah selanjutnya.

“Langkahnya nanti saya laporkan dulu kepimpinan atas putusan ini,” tandasnya.

Perlu diketahui sebelumnya, Tanah yang bersengketa tersebut sebelumnya peruntukan nya untuk dibangun cluster the wind, Perumahan mewah sentul nirwana yang berada di Desa Karangtengah. Persoalan tersebut muncul di 2013 saat PT Sentul City mengklaim sebagai pemilik sebagian tanah yang sebenarnya sudah dibeli Aang. Bahkan, PT Sentul City langsung memasang patok di atas lahan milik Aang.(bunai)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed