Diskoperidag Awasi Peredaran Sianida

Cibinong – bogoronline.com – Meski ada aturan  Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 75 tahun 2014,  perubahan dari Permendag Nomor 44 tahun 2009 tentang pengadaan distiribusi dan pengawasan bahan berbahaya (B2), seperti zat kimia sianida, namun ironisnya aturan itu kerap diabaikan, sebab faktanya di lapangan zat kimia berbahaya bagi lingkungan ini dengan mudah didapatkan.

“Peredaran bahan kimia sianida akan kita perketat, karena mengacu pada Permendag, perdagangan sianida tak boleh dijual bebas,” kata Kepala Dinas UMKM, Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Dace Supriyadi, didampingi  Kepala Bidang Perdagangan Jona Sijabat, Selasa (28/06).

Jona mengatakan, penjualan bahan kimia untuk memisahkan tanah dengan batuan yang mengandung logam, paling banyak terjadi di wilayah barat, seperti Nanggung, Leuwiliang dan Leuwisadeng. “Ini terbukti, ketika petugas kami mengamankan sebanyak 4.500 liter sianida,” ujarnya.

Untuk mencegah bahan kimia ini beredar bebas,kata Jona, usai Idul Fitri, toko-toko pemegang izin penjualan akan didata kembali. “Ini menjadi langkah kami untuk memperket, agar sianida dan zat kimia lainnya tak lagi dijual bebas,” pungkasnya. (zah)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.