Enam Kali Bolos Rapat Paripurna Anggota DPRD Bakal Dikenai Sanksi

Cibinong – DPRD akan mengenakan sanksi lebih tegas dan berat, kepada seluruh anggotanya  yang doyan bolos mengikuti rapat paripurna selama enam kali berturut-turut.

Tindakan tegas ini, dalam upaya meningkatkan disiplin anggota DPRD, karena belakangan tingkat kehadiran para wakil rakyat cenderung menurun.

“Sanksi tegas itu akan dimasukan dalam revisi tata cara atau teknis beracara Badan Kehormatan DPRD (BKD),” kata Ketua Pansus Revisi Tata Acara BKD Hendra Budiman, Selasa (21/06).

Revisi tata beracara itu kata politisi Partai Nasdem itu dibutuhkan, karena aturan yang ada sekarang tidak lengkap. “Pembahasan revisi tata beracara pasti akan banyak menuai tantangan, sebab ada aturan yang lebih tegas dan dianggap merugikan anggota DPRD yang terlibat atau terbelit sebuah masalah, termasuk soal kehadiran,” jelasnya.

Berdasarkan data yang dihimpun Jurnal Bogor, tingkat kehadiran anggota DPRD dalam setiap rapat baik itu yang diadakan komisi maupun sidang paripurna sangat rendah, bahkan tak jarang rapat selalu molor dari jadwal yang ditentukan, terakhir pada rapat pengesahan Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Dimana dalam rapat yang dihelat menjelang buka puasa itu, dari 50 anggota DPRD yang hadir hanya 26 orang saja. “Kita selalu tepat waktu, kalau diundang rapat komisi atau paripurna, tapi masalahnya selalu ada di anggota DPRD, yang datang terlambat sehingga berimbas pada molornya sidang,” keluh seorang pejabat di lingkungan Pemerintaha Kabupaten Bogor.

Sementara itu, Ketua DPRD Ade Ruhandi mengaku belum isi atau konten yang ada dalam draf revisi tata beracara BKD. “Kita tunggu hasil dari pansusnya saja, saya belum tahu detailnya seperti apa, tetapi saya setuju demi untuk penegakan aturan yang pasti,” ujarnya. (zah)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.