Gara-gara Soal Absensi Pegawai Nurhayanti Disemprit Menteri Yuddy

Cibinong – bogoronline.com – Bupati Nurhayanti disemprit atau mendapatkan teguran keras dari Menteri Pendayagunaan Aparatur  Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN – RB) Yuddy Chrisnandi, gara-gara masalah absensi para pegawai Pemerintah Kabupaten Bogor, yang belum terpusat di Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BPKP).

“Ini masalah serius, Bupati Bogor harus memperbaharui sistem absensi pegawainya, karena meski sekarang telah menggunakan absensi elektronik, tapi belum bisa dipantau langsung BKPP,” kata menteri asal Partai Hanura itu, ketika menyambangi sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bogor, Jum’at (10/06).

Menurut Yuddy, gara-gara belum terkoneksi dengan sistem BKPP, Bupati Nurhanyanti jadi memeriksa tingkat kehadiran pegawai. “Makanya, perlu ada upgrade soal absensi ini supaya semua terkoneksi ke BKPP sekaligus langsung ke KemenPAN-RB,” pintanya.

Yuddy mengungkapkan, selama Ramadhan hampir semua kota/kabupaten di Indonesia menurun tingkat kehadiran maupun disiplin pegawai pemerintahannya. Maka itu, kata Yuddy, sistem absensi pegawai harus dirubah dengan yang lebih canggih dan terpantau.

“Karena disiplin yang rendah akan berdampak pada kualitas pelayanan dan pengawasan yang tidak maksimal. Kalau perlu, sitem absensi ini terhubung dengan aplikasi yang bisa terpantau dengan smart phone, jadinya bisa terpantau dari mana saja,” tegas Yuddy.

Menurut Yuddy  safari Ramadan yang dilakukannya demi meningkatkan disiplin dan pengawasan pegawai. Karena Presiden Joko Widodo tengah meningkatkan kesejahteraan ASN di seluruh Indonesia.

“Nah, kalau kesejahteraan sudah ditingkatkan tapi disiplinnya masih rendah, tentu akan menimbulkan pertanyaan di masyarakat. Sudah sejahtera tapi masih malas. Setidaknya, tingkat kehadiran ASN itu mencapai 95 persen,” tukasnya.

Bupati Nurhayanti berjanji bakal mengevaluasi dan menindaklanjuti soal absensi pegawai di Pemerintahan Bumi Tegar Beriman. Terlebih, Nurhayanti sudah makan asam garam dalam birokrasi pemerintahan.

“Dengan Menteri Yuddy, saya melihat semua tingkat kedisplinan pegawai kami. Terutama saat ramadan seperti ini, yang memang masih perlu ada evaluasi besar-besaran soal absensi. Karena ini soal pelayanan khusus pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang jadi pelayan publik,” tegasnya. (zah)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.