Korban Pohon Tumbang Kota Bogor, Dapat Asuransi

Kota Bogor – bogoronline.com
Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Kebersihan Pertamanan (DKP), saat ini sudah memiliki asuransi bagi para korban yang terkena bencana pohon tumbang atau dahan patah. Asuransi kecelakaan itu sudah mulai berlaku sejak awal bulan Juni 2016, jadi setiap ada peristiwa kecelakaan akibat pohon, maka korbannya langsung bisa mendapatkan asuransi. Baik kecelakaan yang menyangkut korban jiwa maupun barang barang seperti kendaraan.
Kabid Pertamanan DKP Kota Bogor, Yadi Cahyadi mengatakan, untuk korban kecelakaan pohon tumbang atau dahan patah, saat ini Pemkot Bogor melalui DKP sudah memiliki asuransi kecelakaan. Asuransi kecelakaan khusus pohon pohon yang berada di jalur hijau atau yang dipelihara oleh DKP, tetapi kalau pohon tersebut ada di lingkungan perkantoran, rumah maupun pihak perseorangan yang memelihara, maka tidak mendapatkan asuransi tersebut.
“Untuk nilai asuransi akan dihitung oleh pihak asuransi, baik korban jiwa maupun barang-barang seperti kendaraan yang rusak maupun rumah yang rusak tertimpa pohon tersebut,” kata Yadi, Senin (13/6/16).
Sistem klaim asuransi ada beberapa persyaratan yang diminta oleh pihak asuransi, seperti laporan kejadian atau peristiwa, surat keterangan RT/RW dan pihak kepolisian, KTP Pemohon/SIM maupun STNK, dan foto-foto di lokasi kejadian.
“Jadi untuk korban yang akan mengklaim asuransi, harus memenuhi persyaratan tersebut,” jelasnya.
Terkait masalah penanganan pohon-pohon di Kota Bogor, menurut Yadi, dari laporan pemeriharaan pohon tahun 2016 dari bulan Januari sampai Juni, sudah dilakukan penebangan pohon sebanyak 63 pohon berbagai jenis yang ada di Kota Bogor. Pemangkasan pohon sudah dilakukan terhadap 237 pohon diseluruh Kota Bogor, dan untuk pohon tumbang ada 20 pohon, sedangkan dahan yang patah ada 25 kali peristiwa.
“Total penanganan pohon di Kota Bogor sebanyak 345 penanganan, dari mulai pemangkasan, penebangan, pohon tumbang dan dahan patah,” bebernya.
Yadi menambahkan, program pendeteksian terhadap pohon-pohon diseluruh Kota Bogor, akan dilakukan pada bulan Juli mendatang. DKP akan bekerjasama dengan Litbang Kehutanan, karena alat alat uji mendeteksi pohon itu adanya di Litbang Kehutanan.
“Jadi kita akan lakukan pendeteksian seluruh pohon-pohon yang ada di Kota Bogor. pendeteksian pohon itu diantaranya untuk mengetahui kondisi pohon, kesehatan pohon, mengetahui usia pohon, jenis pohon, dan sejarah pohon tersebut. Karena di Kota Bogor banyak sekali pohon tua dan langka, jadi pendeteksian pohon akan segera dilaksanakan,” pungkasnya.(bunai)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.