Petani Masih Manfaatkan Tenaga Kerbau

Kemang – bogoronline.com – Kendati peralatan pertanian saat ini sudah menggunakan teknologi, namun tetap saja masih ada petani yang menggunakan peralatan tradisional, untuk mengolah tanahnya, seperti petani di Desa Pabuaran, Kecamatan Kemang.

Petani di desa ini masih menggunakan atau memanfaatkan tenaga kerbau, untuk membajak sawah, dengan alasan lebih murah dan tidak menimbulkan polusi. “Bertani dengan memanfaatkan tenaga kerbau merupakan warisan leluhur yang tak mungkin kami tinggalkan,” kata seorang petani bernama Suparman.

Pria berusia 46 tahun ini mengatakan, penggunaan tenaga kerbau untuk membajak sawah tak hanya di Desa Pabuaran saja, tapi merata di seluruh desa yang ada di Kecamatan Kemang. “Ada sebagian petani yang telah menggunakan traktor bantuan Dinas Pertanian dan Kehutanan,” ujarnya.

Menurut Anen, membajak sawah dengan menggunakan tenaga kerbau berpengaruh pada kualitas padi. “Tanah yang diolah dengan kerbau lebih halus dan merata dibandingkan dengan traktor, inilah yang menyebabkan kualitas padi yang dihasilkan berbeda,” jelasnya.

Heri, penyuluh pertanian setempat tak mau memaksakan petani menggunakan traktor. “Penggunaan tenaga kerbau untuk mengolah sawah merupakan bagian dari kearifan lokal yang harus dihargai,” tandasnya. (Iwan/zah)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.