PKL Cibinong Terancam Kembali Jualan Dijalanan

Cibinong-bogoronline.com-Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) Cibinong yang sudah direlokasi di Pasar Cikema Jalan Raya Jakarta-Bogor KM 41, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, bakal kembali berjualan ditepi jalan. Hal tersebut setelah pemilik lahan yakni PT.Jaya Abadi Propertindo meminta untuk mengosongkan lahan yang kini ditempati oleh para PKL.

“Kami para pedagang diminta untuk mengosongkan area Pasar Cikema dengan alasan bahwa perusahaan mengalami kerugian, terus kalau rugi kenapa dulu mau dijadikan tempat penampungan relokasi PKL, kalau para pedagang diusir, terus mau jualan dimana, sementara jualan ditepi jalan tidak boleh,” kata Niko Ardiansyah anggota paguyuban pedagang Pasar Cikema, kemarin.

Niko menambahkan, dengan telah berjalannya pasar Cikema, warga lingkungan sekitar banyak mendapat keuntungan dengan bekerja sebagai petugas kebersihan maupun petugas keamanan. “Tapi dengan karyawan yang mencapai 108, kini pihak perusahaan menginginkan adanya pengurangan,” imbuhnya.

Ketua Paguyuban Dian Asmara juga menambahkan, proposal yang diajukan kepada PT.Jaya Abadi Propertindo dalam menangani masalah PKL di Cibinong bukanlah berorientasi pada bisnis melainkan bersifat sosial dan bina lingkungan.

“Perusahaan menginginkan Pasar Cikema untuk lebih ramai lagi, kalau orientasinya bisnis ya tidak bisa, karena sebelumnya yang kami tawarkan selaku warga setempat dalam merelokasi PKL adalah pembinaan lingkungan dengan mempekerjakan warga sekitar yang sebelumnya tidak mempunyai pekerjaan,” kata Dian.

Rencananya, para pedagang Pasar Cikema akan mendatangi kantor Disperindagkop guna mengadukan persoalan yang terjadi di Pasar Cikema.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Bogor Beny Delyuzar menuturkan, jika persoalan PKL yang sudah tertata di Pasar Cikema merupakan kesepakatan antara PKL, Paguyuban dan PT.Jaya Abadi Propertindo selaku pemilik lahan.

“Jadi kalau terjadi persoalan kemudian para pedagang kembali berjualan di jalanan saya tidak setuju, untuk itu mari kita sama-sama selesaikan secara musyawarah dengan mempertimbangkan segala aspek,” tuturnya. (di)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.