by

50 Anggota DPRD Ikuti Bentek Hanya Satpam an OB di Gedung Dewan

Cibinong – Gedung DPRD yang berlokasi di Jalan Tegar Beriman, sejak Kamis (28/07) hingga Jum’at (29/07) sepi dari aktivitas. Pasalnya, 50 anggota DPRD yang berasal dari tujuh fraksi, ramai-ramai berangkat ke Kota Bekasi, untuk mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) yang dilaksanakan di salah satu hotel berbintang.

Al hasil, gedung mewah tersebut hanya diisi oleh para office boy (OB) dan Satuan Pengamanan (Satpam). “Bimtek yang dihelat di sebuah hotel berbintang di perbatasan antara Kabupaten Bogor dengan Kota Bekasi berlangsung dua hari dan diikuti seluruh anggota,” ujar sumber.

Pengamat  Politik dan Kebijakan Publik Yustifriadi menyesalkan, sikap para wakil rakyat yang hobi menggelar Bimtek keluar daerah. “Dari pada Bimtek lebih baik, anggota DPRD turun menyapa masyarakat, sekaligus memantau atau mengawasi program-program pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Bogor,” ujar Ketua Dewan Pembina Nasional Jaringan Pendidikan Politik untuk Rakyat (JPPR), Yusfitriadi, Kamis (28/07).

Menurut Yusfitriadi, dengan turun kelapangan, anggota DPRD dapat mengetahui apa kekurangan atau masalah yang menjadi penghambat program pembangunan. “Nah apalagi kan, hingga semester kedua ini, serapan anggaran masih rendah. Ini yang seharusnya menjadi perhatian anggota DPRD,” ungkapnya.

Menurut Yusfitriadi, ketika program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Bogor gagal, sebenarnya tidak serta merta murni kesalahan eksekutif saja, tapi juga legislatif, karena lembaga ini merupakan bagian dari pemerintahan daerah yang memiliki fungsi berbeda.

“Eksekutif tugasnya sebagai pelaksana, sementara legislatif, selain memiliki kekuasan dalam bidang anggaran,  pembuatan aturan, mereka juga memiliki fungsi pengawasan. Jadi, kami minta tingkat pengawasan lebih diprioritaskan, agar program pembangunan tak melenceng dari tujuan,” tegasnya.

Lagi pula, kata Yusfitriadi, tak semua persoalan harus di Bimtekkan. “Terus terang saja, kami tidak melihat adanya korelasi dari Bimtek dengan tugas-tugas kedewanan. Kita tak pernah melarang anggota DPRD untuk mengikuti Bimtek,  karena itu untuk menambah wawasan dan pengetahuan anggota DPRD, tapi bo ya jangan terlalu sering, itu sama artinya dengan memboroskan anggaran,” pungkasnya. (zah)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed