PKS Kota Bogor Siapkan Nama Calon Walikota Pilkada 2018

Kota Bogor – bogorOnline.com

Menjelang perhelatan akbar pesta demokrasi lima tahunan pemilukada Kota Bogor tahun 2018 mendatang, sejumlah partai politik terus menyiapkan dan memanaskan mesin partainya. Salah satunya DPD PKS Kota Bogor yang terus melakukan konsolidasi dan komunikasi internal maupun eksternal terkait persiapannya menghadapi berbagai agenda politik kedepan.
DPD PKS Kota Bogor mengadakan Halal Bihalal di SKI Katulampa dan dihadiri berbagai pihak diantaranya, Walikota Bogor Bima Arya, para pimpinan parpol di Kota Bogor diantaranya, Ketua DPC PDIP Dadang Danubrata, Ketua DPD PAN Safrudin Bima, Ketua DPC Partai Gerindra Sopian, Ketua DPC Nasdem Tubagus Alex, Ketua DPC Perindo Yane Octavia, Ketua KPU Undang Suryatna, para anggota DPRD fraksi PKS diantaranya, Najamudin, Teguh Rihananto, Adityawarman Adil, Abuzar dan Wakil Ketua DPRD dari fraksi PKS Jajat Sudrajat. Ratusan kader dan simpatisan DPD PKS Kota Bogor ikut memeriahkan acara Halal Bihalal tersebut, dan hadir juga Wakil Ketua Wilda DPP PKS Wilayah Banten, Jakarta dan Jawa Barat, Achmad Ru’yat.

Ketua DPD PKS Kota Bogor, Atang Trisnanto mengatakan, kegiatan halal bihalal ini dalam rangka membangun kembali soliditas dan kekuatan mesin PKS, terutama sebagai bentuk persiapan menghadapi berbagai agenda politik kedepan. Jumlah kader di Kota Bogor saat ini sebanyak 10 ribu dan menduduki posisi kader terbanyak ke lima sejawa Barat. Dalam menghadapi agenda pemilukada Kota Bogor tahun 2018 mendatang, tentunya para seluruh kader PKS menginginkan agar calon Walikota nanti mengusung kader terbaik PKS. Artinya target untuk kepala daerah Kota Bogor nanti harga mati harus dari PKS. Sehingga saat ini partai juga terus bekerja menyiapkan diri menghadapi hajat politik tersebut, diantaranya dengan melakukan berbagai konsolidasi maupun agenda politik lainnya dengan strategy strategy yang sudah di programkan.

“Kami mempersilahkan para kader yang memiliki potensi dan sumber daya untuk maju mencalonkan diri menjadi calon Walikota, dan memang saat ini saja sudah ada beberapa kader terbaik yang memiliki kepercayaan diri cukup tinggi mulai memasarkan diri, tetapi secara resmi DPD PKS belum mengumumkan untuk calon Walikota yang akan maju nanti,” kata Atang usai kegiatan halal bihalal, Minggu (31/7/16).

Untuk nama nama calon Walikota dari internal PKS, Atang mengungkapkan sudah ada sejumlah nama yang akan disiapkan untuk maju di Pilwalkot 2018 nanti. Sejumlah nama itu merupakan kader terbaik dan kiprahnya di masyarakat juga sudah sangat baik. Ada lima nama yang sudah terjaring saat ini, diantaranya, Achmad Ru’yat, Najamudin, Jajat Sudrajat, namun Atang masih merahasiakan dua nama lainnya.

“Untuk dua nama itu masih dalam penjaringan, salah satunya kader dari tingkat DPP yang sekarang menjadi anggota DPR RI,” ujarnya.

Pemilihan calon Walikota juga dilakukan dengan sistem secara internal melalui penjaringan, dan ada 10 ribu kader yang nanti akan memilih para calon secara inernal itu, hasilnya akan dikombinasikan kepada hasil survey maupun tingkat elektabilitas dan popularitas para calon yang akan di usung. “Kami menargetkan paling lambat satu tahun sebelum Pilkada sudah diumumkan. Saat ini sudah penjaringan internal sedang berjalan dan bulan Desember nanti sudah mengerucut jadi tiga nama bakal calon. Kita juga sedang membidik sejumlah parpol untuk koalisi dengan PKS,” jelasnya.

Sementrara, Walikota Bogor Bima Arya mengapresiasi kegiatan halal bihalal yang digelar oleh DPD PKS Kota Bogor. Menurut Bima dalam sambutannya, saat ini orang orang politik harus hidup di dunia maya dan dunia nyata. Silaturahmi di dunia maya tidak apa apa, tapi lebih afdol lagi kalau silaturahmi langsung berjabat tangan di dunia nyata, seperti yang dilakukan oleh DPD PKS Kota Bogor saat ini.

“Semoga silaturahmi di dunia nyata dan dunia maya selalu nyambung dan sinergis. Kota Bogor merupakan kota yang paling tercinta dan walaupun Pilkada akan dilangsungkan sekitar dua tahun lagi, tapi suasananya harus tetap guyub, kondusif dan kebersamaan serta semangat kekeluargaan,” pungkasnya.(bunai)