Calon Wabup atau Panlih Dulu? DPRD Kabupaten Bogor Tunggu Balasan Gubernur

Headline613 views

CIBINONG- Sekretariat DPRD Kabupaten Bogor telah melayangkan surat ke Gubernur Jawa Barat untuk meminta rekomendasi pengisian Wakil Bupati Bogor, setelah jajaran legislatif sepakat membenuk panitia pemilihan dan kebingungan. Apakah menunggu adanya calon baru membentuk panlih atau sebaliknya.

Sekretaris DPRD (Sekwan) Nuradi mengungkapkan, surat itu telah disampaikan pada Senin (8/8) lalu. Namun Nuradi tidak mengetahui rekomendasi gubernur disampaikan kembali ke DPRD.

“Sudah diserahkan. Tapi belum tahu berapa lama jawabannya. Kan gubernur juga tidak mengurusi Wabup Bogor saja,” kata Nuradi kepada BogorOnline.com, Minggu (14/8).

Berita Terkait : Bu Yanti Sabar Ya

Wabup Kosong Kinerja Ompong

Mengenai ungkapa Ketua DPRD Ade Ruhandi yang juga akan menyurati partai politik lewat fraksi-fraksi, Nuradi mengaku surat baru bisa diserahkan pekan depan karen berbenturan dengan masa reses.

“Kan pekan kemarin ada reses. Mungkin pekan depan bisa diserahkan karena reses sudah selesai,” lanjut eks Kepala Dinsosnakertrans itu.

Disaat Ade Ruhandi dalam Badan Musyawarah ingin meminta rekomendasi gubernur, menurut Nuradi, dalam Tata Tertib (Tatib) DPRD menyebutkan panlih bisa dibentuk setelah koalisi menyerahkan nama kepada bupati untuk di verifikasi sebanyak dua orang.

“Kan dalam PP 49 dan UU Nomor 8 Tahun 2015 juga begitu bunyinya. Parpol dulu kirim nama ke bupati dua orang. Lalu di verifikasi bupati, lalu dikembalikan ke DPRD untuk dipilih siapa wabupnya lewat panlih itu,” tukasnya. (Cex)

ARTIKEL REKOMENDASI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *