Lakukan Pemagaran Tanpa Ijin, Satpol PP Bakal Segel Proyek di Bojonggede

Bojonggede – bogoronline.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor bakal menyegel proses pembangunan pemagaran dan cut and fill (pemerataan tanah-red) atas lahan seluas lebih kurang 60 hektar di Kampung Cipecang RT.001/003 Desa Cimanggis, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, jika pemilik kegiatan tersebut tidak dapat menunjukan perijinannya.

Kasi Pengendalian dan Operasional (Dal Ops) Satpol PP Kabupaten Bogor Ruslan ditemui wartawan dilokasi pembangunan pagar menyebutkan, jika pihaknya baru sebatas meninjau lokasi. “Atas laporan dari masyarakat, bahwa diduga pemagaran yang dilakukan tersebut belum memiliki perijinan. Untuk itu kami meninjau lokasi, tetapi tidak ada pemilik atau yang bertanggung jawab yang dapat kami mintai keterangan,” kata Ruslan, Senin (08/08).

Ruslan menambahkan, jika pihaknya akan segera berkoordinasi dengan bagian Pembinaan dan Pemeriksaan (Binariksa) untuk segera mendapat klarifikasi dari pemilik bangunan. “Kami akan panggil, kalau mereka (pemilik bangunan-red) tidak dapat menunjukkan bukti-bukti perijinannya maka kami dapat menghentikan kegiatan.” Imbuhnya.

Sementara itu, Indra, salah satu pemilik sebagian lahan yang tengah dipagar tersebut menuturkan, pihaknya telah melaporkan hal ini kepeda pemerintah setempat yakni pemerintah desa dan kecamatan. “Ketika pemerintah desa dan kecamatan saya tanyakan, mereka mengakui kegiatan pemagaran itu belum mengajukan ijin. Namun, pemerintah setempat tidak dapat berbuat apa-apa,” tutur Indra.

Ia berharap, Satpol PP Kabupaten Bogor dapat meneggakkan aturan di Bumi Tegar Beriman atas kegiatan pemagaran dan cut and fill yang diduga melanggar aturan. “Saya berharap Satpol PP dapat menghentikan kegiatan, karena saya yakin pemagaran dan cut and fill yang dilakukan di sebagian tanah kami tidak mengantongi ijin,” harapnya. (di)