Gerakan Tanam Pohon, Ajak Masyarakat Lebih Peduli Lingkungan

Kota Bogor – bogorOnline.com

Puluhan orang dari berbagai unsur yang tergabung dalam Komunitas Gerakan Cinta Menanam kembali mengajak warga Kota Bogor menanam bibit pohon bersama di Asrama Yatim dan Duafa, diperum Budi Agung, Kelurahan Kedung Badak, kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor. Minggu (11/9/16).

Tampak hadir dalam acara tersebut, Walikota Bogor Bima Arya, Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman, Ketua Fraksi PKS H. Najamudin, Ketua Harian DPD Golkar Kota Bogor Heri Cahyono, Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Bogor Tauhid J Tagor, serta Ketua DPD PAN Kota Bogor Syafrudin Bima.

Walikota Bogor Bima Arya dalam sambutan nya mengungkapkan, tidak begitu banyak gerakan yang konstan dan stabil seperti yang dilakukan Gerakan Tanam Pohon yang dipelopori Heri Cahyono ini. Sebab, gerakan yang terdiri dari sejumlah komunitas dan latar belakang profesi ini secara rutin melaksanakan kegiatannya setiap akhir pekan.

“Gerakan menanam yang dilakukan Gerakan Tanam Pohon ini gerakan yang begitu konstan, stabil. Aksi yang rutin dilakukan setiap minggunya. Tentunya ini juga sejalan dengan program Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yaitu untuk menjadikan Kota Bogor sebagai Green City (kota hijau),” ungkap Bima.

Bima menambahkan, apalagi katanya, kegiatan menanam itu hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang luar biasa. Mengapa demikian, karena menanam itu membutuhkan proses dan untuk jangka panjang.

“Saya sangat mengapresiasi kepada Gerakan Tanam Pohon atas konsistensinya selama ini untuk mewujudkan Kota Bogor yang hijau dan nyaman,” tandasnya.

Salah satu penggagas gerakan tanam pohon Heri Cahyono mengatakan, kegiatan tanam pohon ini dimotori oleh Alumni Fakultas Kehutanan IPB Angkatan 28, RAPI, Komunitas Pena Hati dan Bogor Women Club, ini sebagai bentuk penyelamatan terhadap lingkungan sekaligus upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat menanam pohon bagian dari kehidupan.

“Gerakan menanam pohon ini sudah dari Nopember 2015 lalu, menyebar di dibeberapa wilayah Kota Bogor, hingga saat ini tercatat lebih kurang sudah 44 kali kegiatan,” kata Heri.

Setiap kali kegiatan, komunitas ini selalu menanam sebanyak 28 pohon dari berbagai jenis bibit baik pohon berbuah dan non berbuah. Jumlah ini disesuaikan dengan sang pelopor yakni Alumni Fakultas Kehutanan IPB Angkatan 28. Meski begitu, tidak diharuskan menanam dengan jumlah segitu, tergantung dari media luasan lahan yang akan ditanami.

“Seperti hari ini kita menanam 15 bibit pohon didatangkan dari Kebun Raya Bogor. Pohon-pohon seperti Bisbul, Sempur dan Jambu Jamaika ini termasuk jenis langka yang jarang dijumpai di lingkungan masyarakat, makanya kita akan populerkan pohon ini di masyarakat,” lanjutnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Bogor ini memanmbahkan, kegiatan menanam pohon ini manfaat nya akan terasa nanti dikemudian hari, jika pohon ini sudah tumbuh besar dan berbuah dapat menambah pasokan oksigen untuk kota Bogor.

“Ketika masyarakat sudah menyadari akan penting arti pohon bagi kita semua, dan ada partisapasi aktif dari masyarakat keinginan untuk menanam pohon di lingkungan rumah, saya yakin penghijauan Kota Bogor segera terwujud, gerakan sosial ini kita juga akan mengajak Presiden Joko Widodo pada tanggal 25 September 2016 bertepatan dengan reuni perak. Seluruh Alumni Fakultas Kehutanan IPB Angkatan 28 akan turut serta turun menanam pohon di Cidangian, Kelurahan Tegallega,” tandas pria yang akrab disapa HC.

Sementara itu kegiatan ini ternyata telah mendapatkan sambutan positif oleh pelaku ekonomi perbankan, salah satunya BRI. Asisten Menejer Pemasaran Dana BRI Cabang Dewi Sartika, Linda Kristanti Nusi mengungkapkan, pihaknya sudah terlibat dan mendukung gerakan menanam pohon ini semenjak awal digaungkan pada Nopember 2015.

“Intinya ini sebagai bentuk dukungan kami melalui program corporate social responsibility (CSR) BRI, dan kami akan selalu mendukung gerakan penghijauan ini, dengan diawali dari lingkungan sendiri,” pungkasnya.(bunai)