Penerapan Perda KTR Puluhan Spanduk dan Umbul Produk Rokok Dibredel

Caringin – bogoronline.com – Gerakan untuk membatasi jumlah perokok di Kabupaten Bogor makin massif dilakukan,  hebatnya lagi, gerakan itu tak hanya dilaksakanakan di Cibinong saja, tapi telah merambah hingga ke kecamatan, semisal di Caringin. Di wilayah pimpinan Camat Rumambi ini, aparat dari Unit Polisi Pamong Praja, Rabu (28/09) menggelar operasi pencabutan spanduk dan umbul-umbul iklan produk rokok yang dipasang di beberapa bahu jalan.

“Pencopotan spanduk dan umbul-umbul iklan produk rokok ini, selain batas waktu pemasangannya sudah habis, tindakan ini dilakukan untuk mendukung penegakan Perda Nomor 08 tahun 2016 yang disahkan DPRD, kendati perda tersebut belum diberlakukan, karena masih dalam tahap sosialisasi,” kata Kepala Unit Polisi Pamong Praja, Kecamatan Caringin Agus Safari.

Dari hasil pantauan, spanduk dan umbul-umbul itu mayoritas produk iklan rokok kretek yang memang sudah dikenal warga dan pecandu rokok. “Jumlah spanduk dan umbul-umbul rokok yang kita copot lumayan banyak, petugas saja sampai kelelahan, karena iklan media luar ruang itu dipasang membentang di atas badan jalan,” ujar Agus.

Agus menegaskan, setelah terbitnya Perda 08 tahun 2016, kemungkinan besar, spanduk dan umbul-umbul rokok, tak diperkenankan lagi dipasang. “Ini kan sudah jadi aturan, suka tidak suka mau tidak mau, kami harus mengikutinya, apalagi Pol PP ini ditunjuk Pemerintah Kabupaten Bogor, sebagai pasukan penegak perda,” ungkapnya.

Kepala Bidang Pencegahan, Pemberantasan Penyakit dan Kesehatan Lingkungan (P2KL) Dinkes Kabupaten Bogor dr. Kusnadi, ditemui Jurnal Bogor, usai sosialisasi  Perda Nomor 08 tahun 2016, Senin (26/09) mengatakan, sesuai dengan aturan, meski pemasangan iklan media luar ruang produk rokok diperbolehkan, namun pemasangannya tak boleh disembarang tempat.

“Iklan reklame rokok diperbolehkan dipasang, namun ada syarat-syaratnya, tak hanya di depan sekolah, perkantoran atau rumah ibadah saja,  melainkan di seluruh ruas jalan yang lalu lintasnya ramai, termasuk jalan desa,” tegasnya.

Pelarangan pemasangan iklan produk rokok ini diprediksi bakal berimbas pada menurunnya pendapatan pajak sektor reklame. Dari data yang dihimpun Jurnal Bogor, pajak reklame iklan rokok kontribusinya sangat besar bagi peningkatan pendapatan asli daerah. (Denny Malik)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.