Penyuluhan BKKBN : Meningkatkan Peran dan Fungsi Keluarga sebagai Pondasi Bangsa

Parungpanjang-bogoronline.com – Keluarga sejahtera, di samping merupakan impian semua orang, namun sekaligus berperan pula dalam penciptaan lingkungan dan ketatamasyarakatan yang sehat juga lebih luas lagi dapat menentukan suatu bangsa untuk menjadi maju dan beradab. Oleh karena itu membangun suatu bangsa, bangsa yang besar sekalipun harus dimulai dari pembangunan keluarga, yaitu membangun kualitas keluarga sehingga senantiasa menjadi keluarga sejahtera. Barangkali itulah kaitannya dengan kegiatan Penyuluhan oleh BKKBN dengan mengusung tema besar, yaitu Revolusi Mental Berbasis Keluarga, yang diikuti oleh tema bersifat oprasionalnya, yaitu “Meningkatkan Peran dan Fungsi Keluarga sebagai Pondasi Bangsa”.

Kegiatan sosialisasi atau penyuluhan keluarga sejahtera yang dikuti secara antusias oleh berbagai lapisan masyarakat dilaksanakan di lapangan Perumnas Parungpanjang, Minggu, 18 September 2016. Kegiatan yang secara teknis pelaksanaannya dikoordinatori Egi Gunadhi Wibhawa dengan dukungan PIK Remaja Kabupaten Bogor, KNPI Kec. Parungpanjang, GP Ansor, Pemuda Muhammadiyah, SMK Bina dan Bhakti Putra Mandiri, UKM, dan beberapa perusahaan yang mengisi 4 stand utama merupakan program dari BKKBN Pusat. Acara dimulai pk. 06.30 dengan melaksanakan senam pagi dilanjutkan doorprize dan diisi pula acara kesenian marawis, drama pendek (semacam dramatisasi puisi), paduan suara, dan permainan yang berakhir pada pk. 12.00 siang.

Adapun acara utama, penyuluhan atau sosialisasi disampaikan oleh Ibu Elma Triyulianti dari BKKBN Propinsi Jawa Barat. Menurut beliau bahwa berhasil atau tidaknya usaha program pemerintah dalam melaksanakan program keluarga sejahtra bergantung kepada peran dari keluarga itu sendiri.

Lebih lanjut bahwa keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat mempunyai peran yang penting dalam pembangunan nasional, oleh karena itu perlu dibina dan dikembangkan kualitasnya. Dalam membina dan mengembangkan kualitas keluarga tersebut diperlukan berbagai upaya, antara lain berdasarkan Peraturan Pemerintah RI nomor 21 tahun 1994 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Keluarga Sejahtera agar setiap keluarga dapat menjalankan 8 (delapan) fungsi keluarga, yaitu fungsi keagamaan, fungsi sosial budaya, fungsi cinta kasih, fungsi melindungi, fungsi reproduksi, fungsi sosialisasi dan pendidikan, fungsi ekonomi, dan fungsi pembinaan lingkungan.
Selain dari hal di atas perlu pula pembinaan kemandirian keluarga, ketahanan keluarga, pelayanan keluarga, kesehatan, dan lain-lain, seperti halnya usaha meningkatkan peranserta masyarakat peduli terhadap program keluarga masyarakat melalui pendewasaan usia perkawinan, pengaturan kelahiran, serta mewujudkan keluarga kecil dan bahagia
Hadir dalam acara tersebut Bapak Khaerunnas dari BKKBN Kabupaten Bogor dan memberikan sambutan sekaligus mengukuhkan Pengurus Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK Remaja) Kecamatan Parungpanjang. Acara tersebut juga dihadiri Bapak H. Indra Simatupang, anggota DPR RI Komisi IX. (azh)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.