Malam Ini Manchester City Bakal, Bertandang Ke Tottenham

bogorOnline.com
Dilansir dari salah satu media online nasional, bertemu Tottenham Hotspur, Minggu (2/10/16) menjadi laga yang patut diwaspadai Manchester City. Sejak menangani Manchester City, Josep Guardiola seperti tak bisa dibendung oleh klub lain. Tapi memasuki akhir September, The Citizens harus terhenti oleh Glasgow Celtic di laga Liga Champions. Manchester City harus tertinggal dalam tiga kesempatan sebelum berhasil meraih hasil imbang.

Bertemu Tottenham Hotspur yang ditangani Mauro Pochettino membuat The Citizens patut waspada. Spurs racikan Pochettino adalah tim yang melakukan inisiatif dengan cara dan gaya yang dimiliki Tottenham. Bahkan hal tersebut diakui Guardiola sendiri. Kendati belum berhasil meraih trofi mayor hingga saat ini menurut Guardiola, Pochettino merupakan salah satu pelatih terbaik dunia.

“Saya piker dia adalah salah satu pelatih terbaik di dunia, saya menikmati melihat permainan Tottenham. Dia telah melakukan pekerjaan yang luar biasa, saya sangat menyukai cara mereka bermain,mereka bermain agresif serta memiliki banyak pemain berkualitas,” kata Guardiola.

“Mereka proaktif, bukan reaktif. Ada begitu banyak tim yang menunggu apa yang akan Anda lakukan dan bereaksi. Sementara mereka (Spurs) tidak menunggu apa yang tim lawan lakukan. Mereka akan menciptakan permainan mereka sendiri. Inilah mengapa saya menyukai mereka.”

Pertarungan antara Spurs melawan The Citizens bakal menjadi big matchpada pekan ke-7 ini. Laga ini menjadi pertarungan dua tim di posisi 3 Besar di mana akan mempertemukan tim dengan pertahanan paling ketat melawan skuat terproduktif. Spurs baru kebobolan tiga gol pada saat ini sementara itu The Citizens telah mencetak 18 gol di enam laga Premier League.

Sayangnya kedua tim harus kehilangan dua pemain kunci pada pertandingan nanti. Spurs kehilangan Harry Kane sementara itu The Citizens tak bisa menurunkan Kevin De Bruyne. Dua pemain tersebut harus absen karena cidera.

Pochettino kerap menyulitkan Guardiola sejak keduanya masih mengawali karier di La Liga. Kendati menukangi tim gurem Espanyol dengan komposisi pemain medioker, Pochettino menunjukkan kualitasnya sebagai pelatih yang tidak mengenal rasa takut.

Mantan bek ini berani berjudi dengan menerapkan taktik pressing kendati melawan tim dengan komposisi pemain yang lebih berkualitas. Hal tersebut sudah ditunjukkannya kala melawan Barcelona yang ditangani Guardiola di era kejayaannya 2008-2011. Ini mengapa Guardiola menaruh hormat kepada Pochettino.

Keberhasilan Celtic meredam agresivitas Manchester City di Liga Champions membuat Spurs bakal sulit ditundukkan begitu saja. Terlebih dengan permainan menekan yang selalu ditunjukkan tim asuhan Pochettino.

Kendati begitu jika Manchester City berhasil melalui halangan Spurs maka Guardiola menjadi pelatih pertama yang sukses memenangkan tujuh laga perdana Premier League.(rul)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.