Kilas

Raungan Sirine Mobil Ketua Dewan Dikeluhkan, JA Mohon Maklum

Cibinong, Bogoronline.com – Raungan sirine mobil Toyota Land Cruiser bernopol F 17 JA dikeluhkan pengendara sepeda motor Sugeng Teguh Santoso yang juga pengacara publik di Bogor. Keluhan itu disampaikan Sugeng di media sosial Facebook miliknya dan mendapat komentar beragam dari berbagai lapisan masyarakat.

Status Facebook Sugeng Teguh Santoso itu berbunyi:
“Very impotent person mobil F 17 JA
sore ini,minggu 30 oktober 2016, sy melintas dijalan raya parung arah bogor, dgn mengendari motor ,menikmati udara siang yg teduh krn awan mau hujan,jalan lenghang tdk terlalu padat, sungguh nikmat menikmati sore tak dikerja deadline kerja. tiba2 daribarah belakang meraung sirine mobil , sy kira ambulance, maka reflek sy melihat kekaca spion,rupanya bukan ambulance tetapi mobil jeep hitam melajubdgn kencang dijalur kanan dgn sirene meraung, sy cuek saja akan tetapi akhirnya harus menuingkir juga dr sisi kanan jalan karena mobil ysb memepet dr belakang.

sial,sore yg tadinya dinikmati indah sambil bermotor cari angin dan cari idee2 baru, ternodai dgn libasan mobil jeep warna hitam klo tdk salah land cruiser no pol. F 17 JA. sy tdk tahu mobil sialan milik siapa itu yg mengganggu kenikmatan sy sore ini. akan tetapi sebagai juris sy misuh misuh dlm hati, sialan loe, bukan ambulan,pemadam kebakaran ,bukan rombongan presiden dan wapres yg memang berhak mendapat patwal dgn sirene meraung ,juga bukan konvoi yg perlu diprioritaskan sesuai uu lalin atau prorokoler negara.

akhirnya daripada misuh2 dlm hati, lebih baik kutuangkan saja kesal ini dlm tulisan fb sambil nongkrong digudang kayu .

fenomena pejabat memakai patwal , mobil bersirene meraung raung minta diistimewakan adalah fenomena keseharian yg dipraktekan oleh pejabat kita, sipil, militer atau para politisi . mereka memposisikan diri berbeda dgn rakyat kebanyakan yg sesungguhnya adalah “majikan pemilik kedaulatan” yg harus dilayani, kelompok vip bahkan vvip ini merasa berhak diistimmewan dr rakyat padahal klo mereka faham konsep birokrasi dan politik,semestinya mereka menempatkan diri berada dan mengalami kondisi rakyat; macet, banjir, kondisi sakit tp sulit mendapatkan layanan kesehatan yg layak. apalagi klo diperbandingkan antara tuntutan diistimewakan dgn kinerjanya. jumpalitan gak karuan. klo dia anggota parlemen, berapa banyak perda atau uu yg sudah disusun,bn aspirasi rakyat diserap dan dicarikan solusinya. fenomena demo2 rakyat juga jisa menjadi ukuran kekecewaan pada kinerja mereka.

mentalitas” kere munggah bale” dipertontonkan,ketidak fahaman akan derita rakyat dan berempati tidk muncul,merasa sbg k3lompok elit yg berbeda ditanamkan dlm diri. inilah wajah para pejabat kita.
ahh rusal soreku ini krn raungan sireme mobil f 17 ja. aku gak tahu tuh pejabat siapa, atau mungkin juga orang2 gede rumongso. moga2 ada yg tahu curhatan ini dan sampai pada sipenumpang mobil f 17 ja. bagus klo mau instropeksi klo tdk moga2 aja tdk nabrak pengendara lain. klo nabrak bisa bikin celaka rakyat dan pengemudinya kena perkara hukum,” demikian keluhan Sugeng.
Status yang kemudian menjadi viral itu mendapat jawaban dari sang pemilik kendaraan yang memohon permakluman dari masyarakat luas khususnya di wilayah Bogor.
“Weleh weleh dari pantauan F 17 JA …minggu parkir di beberapa tempat …di tempat acara santunan yatim piatu dan dhu’afa desa pamagersari kec parung …pengajian akbar desa parung dan santunan yatim dan fuqoro …terus parkir juga di pembangnan mesjid asy.syeikh parung ..waduh g lama liat lagi di acara jalan sehat masarakat lapang terminal parung …ada kabar juga hadir di acara ulang tahun ke 7 ultras persikabo ..kasian hari minggu bukan sama keluarga harus hadir atas undangan masarakat .. Ya kita doakan semoga semuanya di Ridhoi Allah swt ..termasuk yg merasa terganggu dalam perjalanan ,ini koreksi untuk cari solusi bgr tdk macet,” demikian Jaro Ade membalasnya melalui akun Herry Setiawan.
Tak hanya itu, akun januar aquarta juga menyampaikan permakluman serupa kepada Sugeng. “Mungkin kang sugeng perlu tau juga hari itu untuk memenuhi undangan masyrakat kab. bogor di enam lokasi yang berbeda dengan kondisi yang macet perlu bekerjasama dengan polisi lalu lintas…karena harus hadir tepat waktu..dari mulai santunan yatim,,kampanye lawan pungli dipasar parung, hingga memberimotivasi ke teman-teman kabomania yang kmren berulang tahun agar tetap semangat mendukung persikabo meski sekarang sedang terpuruk dan kegiatan lainnya. Namun atas kehilafan pengendara tentunya sya juga merasakan ketidak nyamanan yang kang sugeng rasakan tentunya ini juga menjadi masukan yang positif untuk dikemudian hari.”

Menanggapi itu, Sugeng membalasnya dengan, “Mangga berkegiatan mangga juga dijaga dan dihormati perasaan masyarakat dan hak2 yg sama pengguna jalan.”

Beberapa akun bahkan meminta agar pengendara itu diproses hukum, seperti yang diungkapkan akun Untung Kurniadi termasuk akun Luhut Pangaribuan, “Itu pengendara sontoloyo namanya, perlu diberi ganjaran. Agaknya ada juga krn bayaran, dikawal mobil polisi dan mengganngu pengguna jalan yg sabar menghadapi macet.”
Viral ini belum berhenti dengan munculnya sejumlah komentar dari beragam lapisan masyarakat, meski sudah ada permohonan maklum dari pengendara mobil F 17 JA. (Herry Keating)