Kerap Mebuat Masalah Sosial, PD PPJ Tertibkan PKL Jalan Roda

Kota Bogor – bogorOnline.com

PD Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) melaksanakan penertiban Pedagang kaki Lima (PKL) di Jalan Roda Suryakencana. Penertiban ini melibatkan Unit Pasar Bogor, Unit Plaza Bogor, Kelurahan Babakan Pasar , Babinsa, Babinmas, dan Koramil Polsek Bogor Tengah serta staf unit pasar lainnya (11/11).

Para PKL umumnya menempati badan-badan jalan serta trotoar dan tidak menyisakan cukup ruang bagi pejalan kaki. Kondisi ini menjadi sorotan banyak pihak, karena menyebabkan masalah kemacetan, pergerakan orang menjadi terhambat di pedestrian, dan membuat lingkungan menjadi kotor dan kurang sehat. PKL yang menempati ruang dan jalan publik juga dapat menciptakan masalah sosial dalam pengelolaan pembangunan dan merusak morfologi dan estetika kota.

Akan tetapi, bagi sebagian kelompok masyarakat, PKL justru menjadi solusi, karena menyediakan harga lebih murah. Bagi masyarakat yang berpendapatan rendah, PKL menjadi pilihan. Hal ini membuat penertiban PKL di lokasi-lokasi strategis menjadi kontroversial dilihat dari kaca mata sosial. Padahal setiap hari, mereka adalah pekerja yang ulet, berjuang untuk menghidupi keluarga.

Kepala Bagian Kebersihan Ketertiban dan Keamanan PD PPJ Hayqel Mahri mengatakan, penertiban PKL di Jalan Roda ini bertujuan untuk kelancaran arus pengendara, pedagang sengaja kami tertibkan agar akses jalan menjadi luas.

“Para pedagang yang berada di Jalan Roda kita tertibkan karena terpal mereka sudah melewati batas yang ditentukan. Batas hanya pada sebatas awning yang sudah kita siapkan. Terpal kita potong dan dikembalikan seperti semua,” ungkap Hayqel, Sabtu (12/11/16).

Sementara, Kepala Pasar Baru Bogor PDPPJ, Iwan Arif Budiman mengatakan bahwa penertiban PKL dilakukan secara persuasif dan humanis dengan tujuan mengurai kemacetan dan estetika kota supaya lebih tertata dan menunjang kepada program-program Pemerintah Kota Bogor.

Adapun himbauan kepada para pedagang disampaikan melalui spanduk agar para pedagang mentaati ketentuan batas dan waktu berdagang.

“Kita sampaikan himbauan melalui spanduk demi Kota Bogor yang tertib dan tertata, agar pedagang bisa mentaati ketentuan batas dan waktu berdagang,” pungkasnya.(bunai)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.