Pasca Didatangi Tim Saber Pungli, Petugas DLLAJ Mogok Kerja

Kota Bogor – bogorOnline.com

Paska tersiar kabar adanya penangkapan terhadap sejumlah orang, di Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) Kota Bogor, terkait dugaan pungli. Serta khabarnya ada pula beberapa petugas dan staf pegawai ditempat tersebut, yang ikut diamankan oleh tim saber pungli Polresta Bogor Kota.

Hal tersebut membuat sejumlah SKPD di lingkungan Pemkot Bogor menjadi tidak nyaman. Bahkan kinerja tim saber pungli juga membuat paranoid atau ketakutan para PNS di Pemkot Bogor, diantaranya di DLLAJ Kota Bogor, sehingga sejumlah petugas dan staf di DLLAJ Kota Bogor mengancam akan mengundurkan diri.

Aksi mogok kerja itu dilakukan oleh para petugas pengujian KIR serta juru parkir, dan demi meredam situasi tersebut, yaitu permintaan sejumlah petugas dan staf yang akan mengundurkan diri maupun tidak mau bekerja karena takut oleh keberadaan tim saber pungli, Walikota Bogor Bima Arya langsung mendatangi kantor DLLAJ.

Bima langsung memimpin apel bersama yang dihadiri seluruh petugas dan staf DLLAJ. Dalam kesempatan itu, dilakukan juga dialog dengan petugas maupun staf, terutama dengan petugas pelayanan seperti di bagian pengujian KIR, para Juru Parkir, petugas Dalops dan lainnya.

“Kami tidak nyaman bekerja sejak adanya ramai ramai soal tim saber pungli yang menangkap petugas. Kita sudah bekerja benar dan sesuai dengan aturan, tapi masih saja menjadi incaran tim saber pungli’ ungkap petugas DLLAJ kepada Walikota.

Menanggapi hal tersebut, Bima Arya mengatakan, ini adalah harapan dari semua warga masyarakat, dan juga harapan warga Kota Bogor. Agar kondisinya menjadi lebih baik dalam hal transportasi, baik itu Angkutan Transportasi maupun Mobil Pengangkut barang. Transportasi ini jadi program prioritas, dan banyak aspek, termasuk konsep rencana pelaksanaan kordinasi yang memang bukan hal yang mudah. Apapun konsepnya bagaimanapun rencananya tidak akan mungkin dijalankan tapi ada solidaritas kebersamaan dan persatuan tidak jalan sendiri-sendiri semua satu komando.

“Ada satu kebijakan pemerintah pusat terkait pungli ini agar pemerintahan bersih dan melayani serta tidak menghambat, Pungli bisa menggangu sistem yang ada, dan aturan pun menjadi tidak berjalan. Kita harus memiliki komitmen bersama dan kuat, agar kedepan tidak ada lagi praktik pungli. Kita minta kepada semuanya untuk tenang dalam bekerja, jangan galau juga ketika ada petugas dari tim saber pungli datang. Ketika kita sudah benar dan sesuai peraturan menjalankan tugas, maka tidak perlu takut oleh apapun,” kata Walikota.

Menurutnya, membangun sistem yang kuat dan mendapat manfaat jangan sampai tidak nyaman dalam bekerja. Memperhatikan proses pemberantasan pungli dengan berkordinasi bersama pihak Polresta Bogor Kota. Jika dilapangan ada yang menggangu kenyaman merusak motivasi mengurangi semangat kerja, langsung saja disampaikan.

“Saya memberikan jaminan jika tidak salah dan betul betul melaksanakan tugas dengan baik, tidak ada niat pungli dan fokus saja bekerja. Saya juga akan melindungi jajaran DLLAJ yang bekerja baik. Kami ingin Kota Bogor sukses program prioritasnya dengan DLLAJ yang solid. Spiritnya sama ingin Kota Bogor tidak macet. Jangan pantang semangat dan mari kita tunjukan bisa berkordinasi dengan baik dan solid,” tegas Bima.

Keberadaan tim saber pungli di Kota Bogor harus didukung penuh, karena ini juga momentum dalam memperbaiki sistem disemua sektor. Karena ketika sistem dirusak dan dibiarkan harus segera dibenahi. Mana yang melanggar dan tidak melanggar serta SOP apa yang digunakanan tim saber pungli, tentunya akan dikordinasikan secepatnya dengan pihak Polresta Bogor Kota.

“Jadi penangkapan soal pungli ini harus jelas agar tidak menimbulkan tindakan hukum yang tidak bersalah. Saya akan langsung berkordinasi dengan Polresta Bogor Kota, karena selama ini kordinasi yang dilakukan mereka ketika sudah dilakukan penangkapan atau OTT. Kalau sudah sesuai dengan aturan, maka semua karyawan di DLLAJ tidak usah takut menghadapi tim saber pungli, tapi soal kejelasan aturan, komunikasi kepada Muspida, dan setiap ada personil dilapangan yang tertangkap soal pungli harus di respon cepat,” pungkasnya.(bunai)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.