Mutlak Main Bersih di Final

BOGOR- Datang ke Piala AFF 2016 dengan status non-unggulan, Indonesia justru mampu maju ke final. Menjamu Thailand pada leg pertama di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (14/12) nanti, ada empat pemain yang sudah mengantongi kartu kuning saat menghadapi Vietnam di semifinal.

Koleksi kartu kuning itu karena skuad Garuda selalu tampil habis-habisan sejak awal turnamen. Terutama dua pertemuan kandang-tandang kontra Vietnam di semifinal hingga akhirnya Indonesia menang dengan aggregat 4-3.

Empat pemain tersebut yakni, tiga bek Hansamu Yama Pranata, Muhammad Abduh Lestaluhu, dan Beny Wahyudi, serta satu kiper Kurnia Meiga Hermansyah.

Beny mendapatkan kartu kuning pada leg pertama semifinal ketika mengalahkan Vietnam 2-1. Sedangkan Abduh, Hansamu, dan Kurnia Meiga terkena kartu kuning pada leg kedua semifinal ketika bermain imbang 2-2 dengan Vietnam di Hanoi.

Para pemain yang mendapat kartu kuning tersebut tentu harus berhati-hati jangan sampai kembali mendapat kartu kuning lagi di leg pertama final.

Jika kembali mendapatkan kartu kuning, mereka tidak bisa memperkuat skuad Garuda saat bertandang ke markas Thailand di Bangkok, 17 Desember 2016.

Seperti diketahui, regulasi Piala AFF hanya memberikan pemutihan kartu kuning dari fase grup ke fase gugur.

Artinya, dari babak semifinal ke final kartu kuning yang diterima pemain tidak akan dihilangkan karena dianggap masih merupakan fase gugur.

Berbeda dengan Thailand, klub arahan Kiatisuk Senamuang sejauh ini hanya mencatatkan satu pemainnya yang terkena kartu kuning di semifinal lali.

Ia adalah gelandang Thailand Sarach Yooyen yang mendapat kartu kuning saat mengalahkan Myanmar 2-1 pada leg pertama semifinal.

Thailand lolos ke final setelah menang atas Myanmar dengan agregat 6-0 di semifinal Piala AFF 2016. (cex/cnn)