Iswahyudi Minta Dishub Pemkab Bogor, Tertibkan Angkutan Online

CIBINONG-
Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor Iswahyudi mengatakan, permasalahhan
sopir Angkutan Kota (Angkot) 08 jurusan Pasar Anyar-Citeureup melakukan protes tentang keberadaan Angkutan Online yang semakin marak, sehingga mengurangi pendapatan meraka.
“Maka kami ingin Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor melakukan penertiban Angkutan Online itu,” kata
Iswahyudi saat ditemui bogorOnline.com di gedung Dewan Kamis (26/1/17).
Iswahyudi menambahkan, tidak sampai disitu kendaraan online juga harus ditata oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait supaya tidak ada gesekan dengan para pemilik Angkot. Namun hal ini juga bukanlah perkara mudah perlu adanya musyawarah baik itu Angkot dan Online supaya tidak ada yang merasa dirugikan.
“Sebab namanya perkembangan teknologi akan terus berjalan. Ya salah satu contohnya adalah kendaraan online itu,” tambahnya.
Sebelumnya, salah satu sopir Angkot 08 Sapri (42) mengatakan,
aksi yang dilakukan oleh pihaknya ini untuk melayangkan protes terkait keberadaan angkutan online yang semakin bannyak saja di wilayah Bumi Tegar Beriman.
Maka dirinya meminta kepada Dishub untuk tidak mengeluarkan izin trayek bagi online.
“Taksi online dan ojek sudah mengambil penumpang kami,” katanya.
Sapri menambahkan, apalagi transportasi online yang melintas di jalur yang sama dengan mereka. Dirinya sudah membayar mahal untuk trayek tapi penumpang saat ini malah diambilin oleh onlien.
Dalam aksi tersebut pihaknya terpaksa memberhantikan angkutan online yang melintas di Jalan Raya Jakarta Bogor.
“Kalau untuk pemberhentian bus kami hannya meminta solidaritasnya,” tambahnya.(rul)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.