Korupsi Dana RTLH, Kades Sukaharja Divonis Satu Tahun Penjara

CIBINONG- Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Bandung, Jawabarat menjatuhkan vonis satu tahun penjara terhadap Kepala Desa Suka Sukaharja Kecamatan Ciomas, Abdul Majid. Vonis terhadap terdakwa kasus penyelewengan anggaran program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), itu lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum yang meminta twrdakwa dihukum satu setengah tahun penjara.
Majelis Hakim Tipikor  yang dipimpin Yanto, juga mewajibkan terdakwa membayar denda sebesar Rp50 juta dan subsidair terhadap terdakwa.

Atas putusan terebut terdakwa mengajukan upaya hukum banding.

Abdul Majid merupakan kades yang menjabat dua periode Kepala Desa Sukaharja, ia tersandung kasus penyimpangan penggunaan bantuan untuk rehab RTLH di Desanya, Tahun Anggaran 2010 hingga 2014. Total kerugian negara diperkirakan Rp171,9 juta. Kasus ini berawal dari laporan masyarakat.

Indikasi korupsi ditemukan dari laporan pertanggungjawaban yang ditandangani terdakwa selaku ketua Pokja. Terdakwa memalsukan bon belanja. Selain itu terdakwa juga diduga membuat laporan fiktif daftar penerima bantuan dan pemotongan jumlah bantuan.

“Bukti-bukti bon dan kwitansi ditandangani sendiri oleh terdakwa dan bukan belanja yang sebenarnya,” ujar Kasi Intel Kejari Cibinong, Satria kepada wartawan, Selasa (24/1).

Selain itu, dari fakta persidangan terungkap penerima fiktif. Salah satu warga yang tercatat sebagai penerima bantuan, ternyata tidak menerima bantuan. Jumlahnya cukup besar, Rp7,5 juta. Ada juga jumlah material yang diserahkan tidak sesuai dengan jumlah seperti yang diajukam dalam proposal.

Atas aksi culasnya itu, Abdul Majid
Sehingga yang bersangkutan dijerat pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 ayat 1 huruf b UU RI nomor 31 tahun 2009 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi (ful)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.