Duh, Pesapon di Bogor Telat Gajian

CIBINONG- Pekerja Harian Lepas (PHL) yang setiap hari membersihkan pusat Pemerintahan Kabupaten Bogor, tidak digaji selama satu bulan. Perubahan nomenklatur dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) menjadi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) jadi alasan.

Tukang sapu atau pesapon itu, hanya dibayar Rp 40 ribu per hari. Dengan masa kerja 25 hari setiap bulannya. Jika ditotal, mereka mendapat Rp 1 juta per bulan. Tanpa tunjangan jaminan kesehatan (BPJS).

“Biasa gajian tanggal 28.Tapi sekarang berubah jadi tanggal 8. Sudah 11 hari upah bulan Januari belum turun,” ujar salah satu pesapon, Selasa (21/2).

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah pada DLH Kabupaten Bogor, Atis Tardiana tidak menampik adanya keterlambatan pembayaran upah pesapon.

“Senin (20/2) cair kok. Di bank ada sedikit perubahan karena nama berubahan dan stempel juga berubah,” kata Atis.

Dia menjelaskan, saat ini ada sekitar 179 pesapon di Bumi Tegar Beriman. “Per hari Rp 40 ribu. Sebulan kerja 25 hari. Yang mendapat jaminan kesehatan cuma kru dan supir truk sampah saja,” katanya. (cex)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.