Soal Daging Oplosan Pasar Cileungsi, Disnakan Lempar Ke PD Tohaga

CIBINONG-

Kepala Bidang(Kabid) Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner
(Keswan Pet) Pada Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Bogor Prihatini Mulyawati
mengatakan, terkait beredarnya daging oplosan yang dijula di Pasar Cileungsi. Maka pihak pasar lebih meningkatkan lagi pengawasan terhadap pedagang. Sebab kebijakan soal penjualan oleh pedagang yang ada diwilayah pasar,
termasuk adanya
daging oplosan.

“Adalah PD Pasar yang harus memberikan pengawasan,” ketus Prihatini ketika ditemui bogorOnline.com di kantornya Selasa (14/2/17).

Prihatini menambahkan, sedangkan pihaknya mengenai masalah oplosan itu sudah terjun langsung kelokasi beberapa hari yang lalu bersama UPT Kesahatan, UPT Peternakan dan pasar untuk mengecek daging yang dikabarkan oplosan itu. Setelah pihaknya tes menggunakan alat ternyata tidak ditemukan daging oplosan. Bila terbukti ada pedagang yang menjual daging oplosan bisa ditindak oleh Polisi.

“Sedangkan kami hannya melakukan pembinaan saja kepada masyarakat untuk mengetahui mana daging yang asli dan oplosan,” kilahnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Ilham Permana mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan dengan kurangnya pengawasan dari dinas intansi terkait tentang beredarnya daging oplosan yang dijual bebas di pasar Cileungsi beberapa hari yang lalu.

“Masalah ini harus ditangani cepat oleh Disnakan Pemkab Bogor dengan menggelar operasi pasar, sehingga tidak ada lagi keresahan pada masyarakat Cileungsi
tentang daging sapi oplosan yang dujual kepada masyarakat,” tegas Ilham saat di temui Wartawan di Dewan.

Sekedar diketahui, sejumlah warga Cileungsi, Kabupaten Bogor, dibuat geger dengan adanya penjual daging sapi yang mengoplos daging babi dan dijual bebbas di Pasar Tradisional Cileungsi. Bahkan, masyarakat Cilengsi sudah melaporkan tentang pengoplosan itu ke majlis ulama Indonesia (MUI) diwilayah Cileungsi, agar dapat ditindak lanjuti keresahan masyarakat.

Salah seorang warga Cileungsi, Maulana yang mengetahui daging sapi yang dioplos oleh pedagang di pasar Cilengsi dan langsung melaporkan ke MUI Cileungsi.

“Kita sudah melaporkan kejadian ini, dan meminta ada tindakan tegas dari petugas terkait dalam penjualan gading sapi olposan. Masyarakat sini sudah resah mas,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (29/1/17).(rul)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.