Tiga Pasangan Cagun DKI Habiskan Rp 60 Miliar untuk Kampanye

JAKARTA- Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta menerima semua laporan dana kampanye Pilkada DKI 2017, yang terdiri dari laporan penerimaan sunbangan dana kampanye dan pengeluaran dana kampanye.

Semua wakil dari tim pemenangan telah datang ke kantor KPU DKI Jakarta hari ini. Dia menuturkan pasangan calon nomor urut 3 hadir lebih dulu saat pagi, lalu disusul pasangan nomor urut 1, dan terakhir ada pasangan nomor urut 2 datang sore hari.

“Yang hadir pertama pagi tadi jam 10.15 WIB dari pasangan nomor urut 3, kemudian 17.00 WIB dari pasangan nomor urut 1, dan pukul 17.20 WIB ada pasangan calon nomor urut 2,” kata Dahlia Uma di KPU DKI Jakarta, Jalan Salemba raya, Jakarta Pusat, dilansir detik.com, Minggu (12/2).

Yang pertama dilaporkan adalah data penerimaan sumbangan dana kampanye per tanggal 11 Februari pada saat akhir masa kampanye. Kedua daftar pengeluaran dana kampanye.

“Jadi dana kampanye yang dikeluarkan itu kemudian sudah dicatat di situ pengeluarannya, kemudian beserta saldo akhir dana kampanye, baik yang ada di rekening maupun di cash mereka,” jelasnya.

Dahliah membeberkan pasangan calon (Paslon) 3 dari Anis-Sandi total penerimaan dana kampanye sebesar Rp 65.272.954.163,00 sedangkan pengeluarannya sebesar Rp 64.719.656.703,00.

“Sehingga saldo di rekening mereka sebesar Rp 88.234.163 dan di rekening khusus masih tersisa Rp 465.630.297,00. Jadi itu adalah penerimaan dan pengeluaran dana kampanye pasangan nomor urut tiga,” ungkapnya.

Selanjutnya, Dahliah memaparkan paslon nomor urut satu menerima dana kampanye sebesar Rp 68.967.750.000,00 kemudian pengeluaran total adalah Rp 68.953.462.051,00. “Sehingga saldo yang ada di rekening khsus mereka Rp 1.984.949,00 dan Rp 12.303.000,00. Itu untuk pasangan nomor urut satu,” papar Dahliah.

“Terakhir hadir pada hari ini pasangan nomor urut 2, total penerimaan sejumlah Rp 60.190.360.025,00. Kemudian total pengeluaran sejumlah Rp 53.696.961.113,00. Saldo per tanggal 10 Februari yang mereka laporkan sejumlah Rp 6.493.398.912,00,” imbuhnya.

Berdasarkan data tersebut Dahliah menyebut seluruh pasangan calon rata-rata menghabiskan dana kampanye di atas Rp 60 miliar. “Jadi pada dasarnya seluruh pasangan calon penerimaan sumbangan dana kampanyenya di atas Rp 60 M,” sebutnya. (cex/dtc)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.