Uber Gandeng NASA Ciptakan Mobil Terbang

BOGOR- Langkah unik dilakukan Uber dengan merekrut peneliti badan antariksa Amerika Serikat NASA untuk menggarap mobil terbang, sebagai salah satu inovasi menghadirkan layanan pemesanan transportasi umum.

Menurut laporan Bloomberg yang dilansir detikINET dari Business Insider, Selasa, (7/2/2017), Mark Moore baru saja meninggalkan posisinya sebagai periset senior di Langley Research Center, fasilitas milik NASA.

Moore bergabung dengan Uber guna menggarap proyek mobil terbang yang dijalankan aplikasi ride sharing tersebut dalam proyek yang dinamakan Uber Elevate.

“Moore meninggalkan NASA, di mana ia telah menghabiskan 30 tahun terakhirnya dan bergabung dengan salah satu pesaing Google, Uber Technologies Inc,” ungkap reporter Bloomberg, Brad Stone.

“Moore akan mengambil peran baru sebagai direktur teknik bagi pengembangan kendaraan terbang di Uber, bekerja soal perusahaan inovasi mobil terbang yang dikenal sebagai Uber Elevate,” tambar Stone.

Meski telah menggaet seorang ahli penerbangan, suara minor masih menyelimuti Uber untuk menghadirkan kendaraan terbang karena terasa masih awal. Karena memang mewujudkan mobil yang bisa terbang bukanlah sesuatu yang mudah dan pasti memakan waktu panjang.

Perusahaan yang berbasis di San Francisco ini kabarnya akan menggunakan tenaga listrik agar mobil bisa lepas landas dan mendarat secara vertikal. Mobil tersebut juga terhubung dengan mobil-mobil mitra pengemudinya yang ada di daratan. (cex/dtc)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.