Agar Siap Ditugaskan, 45 Calon Banpol PP Ikuti Diklat

BOGOR – bogorOnline.com
Setelah lolos dari seluruh proses seleksi penerimaan untuk menjadi anggota Bantuan Satpol (Banpol) PP Kota Bogor, dengan sistem Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT). Sebanyak 45 orang calon anggota Banpol PP, mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) di Resort Panjang Jiwo, Sukaraja, Kabupaten Bogor.
Ke 45 orang Banpol yang lolos itu, hasil dari penjaringan seleksi dari total 320 pendaftar yang melamar, dan sudah melewati sebanyak lima tahapan rekruitmen. Diklat dilakukan selama satu minggu, meliputi pematangan Teori, Fisik dan Mental.
“Dari 320 pelamar sudah kita saring dan tetapkan 45 calon banpol. Mereka akan mengikuti diklat selama enam hari yang dibagi ke dalam dua sesi. Sesi yang pertama disini untuk dibekali materi seputar pengetahuan hukum dan lainnya, dan sesi kedua menjalani tes fisik serta mental di Markas Brimob, Kedung Halang,” ungkap Kepala Satpol PP Heri Karnadi, Selasa (14/3/17).
Heri melanjutkan, dari ke 45 orang calon banpol PP Kota Bogor itu, sebanyak 33 orang diantaranya adalah pria dan 12 orang sisanya merupakan wanita.
“Kuota memang 45 orang, dan komposisinya sesuai dengan para peserta yang lolos dari semua tahapan seleksi,” tandasnya.
Sementara itu, Sekda Kota Bogor Ade Sarif Hidayat yang membuka diklat banpol PP mengatakan, mereka akan bertugas untuk membantu Satpol PP dalam menjalankan berbagai program Pemkot Bogor. Ini bentuk akselerasi dalam rangka menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi oleh Satpol PP, seperti penegakan perda ataupun kegiatan pengamanan dan lainnya.
“Kami berharap Banpol PP ini berkontribusi menjadi petugas tambahan Satpol PP dalam menangani berbagai persoalan, terutama menyangkut berbagai kegiatan dilapangan yang memang membutuhkan petugas,” ujar Sekda.
Ade menambahkan, banyak kegiatan yang harus dilakukan oleh Satpol PP, diantaranya pengamanan lokasi keramaian, penegakan aturan Perda maupun sosialisasi lain nya yang berhubungan dengan program kerja Pemkot.
“Tiap hari minggu sejumlah lokasi keramaian memang harus dijaga petugas seperti lokasi CFD, lapangan sempur, taman ekpresi dan lapangan heulang maupun pedestrian KRB. Petugas itu nantinya akan diterjunkan dalam kegiatan itu,” pungkasnya. (Nai).

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.