Bus Bantuan Kemenhub Mubazir, Sudah Empat Bulan Belum Ada Kejelasan

Bogor – bogorOnline.com
Sebanyak 10 unit Bus bantuan dari Kementrian Perhubungan yang diberikan kepada Pemerintah Kota Bogor, hingga saat ini belum juga di operasikan. Bus tersebut diserahkan pada Desember 2016 lalu, dan hanya terparkir di area kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor. Berbagai pihak mempertanyakan keberadaan bus-bus yang terparkir tersebut, mereka sangat menyayangkan jika keberadaan bus tersebut hanya dibiarkan saja.
Bus bantuan itu memang belum bisa di operasionalkan, karena belum ada berita acara resmi serah terima dari Kementrian Perhubungan.
“Pemkot Bogor masih menunggu surat resmi serah terima dari Kementrian Perhubungan yang hingga kini belum selesai. Memang unit unit bus ini sudah diserahka  ke Pemkot Bogor, tetapi berita acara serah terimanya belum,” ungkap Jimmy Kabid Angkutan Dinas Perhubungan Kota Bogor, Senin (17/4/17).
Jimmy melanjutkan, jika saja berita acara serah terima sudah diberikan ke Pemkot Bogor, maka proses selanjutnya yaitu mengurus perijinan. Untuk mengurus perijinan dibutuhkan dokumen serah terima dan faktur surat surat kendaraan. Bus ini nantinya akan dioperasionalkan oleh operator angkutan massal di Kota Bogor.
“Bus ini khusus untuk angkutan massal, tidak bisa dipergunakan untuk angkutan lain semisal untuk angkutan sekolah dan lainnya,” jelasnya.
Sementara itu, Komisi C DPRD Kota Bogor mengaku kecewa dengan Dishub terkait belum adanya kejelasan soal berita acara serah terima dari Kementrian Perhubungan. Bahkan, sampai saat ini belum ada kejelasan apapun terkait dioperasionalkannya bus bus itu.
“Sampai saat ini sudah empat bulan bus itu diterima oleh Pemkot Bogor, seharusnya soal teknis seperti berita acara serah terima dijemput bola ke Kementrian Perhubungan. Sayang sekali mubazir tidak dipergunakan untuk kepentingan masyarakat,” tegas Ketua Komisi C Laniasari.
Lebih lanjut Lania mengatakan, dalam waktu dekat ini, pihaknya akan mempertanyakan kepada Dishub terkait permasalahan bus bantuan tersebut.
“Nanti akan kita tanyakan ke Dishub, prosesnya sudah sampai mana dan kapan bus itu bisa di operasionalkan. Kalau berlama lama disimpang, itu bus juga bisa rusak nantinya,” pungkasnya. (Nai)

Comments