Sering Ditertibkan, PKL Mesra Adukan Nasib ke Pemkot

 Bogor – bogorOnline.com
Sebanyak 22 perwakilan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di sepanjang trotoar di kawasan Masjid Raya, Jalan Pajajaran, mengadukan nasibnya ke Pemerintah Kota Bogor, terkait seringnya para pedagang dilakukan penertiban dan pengusiran oleh Satpol PP Kota Bogor. Rapat terkait penanganan PKL itu dilakukan di ruang rapat Balaikota di pimpin oleh Wakil Walikota Usmar Hariman, Kepala UMKM Anas Rasmana, pihak Satpol PP, DKM Masjid Raya, Kecamatan Bogor Timur dan Kelurahan Baranangsiang.
Salah satu pedagang, Ade menuturkan, dirinya dan pedagang lain sudah cape selalu di tertibkan dan di usir saat berjualan. Para pedagang menyadari berjualan di lokasi terlarang, namun Pemerintah Kota Bogor harus memberikan solusi dalam menangani permasalahan PKL tersebut.
“Kita para pedagang ingin di fasilitasi oleh Pemkot Bogor, karena setiap hari selalu di usir dan ditertibkan. Pedagang siap mengikuti aturan soal zona PKL, tetapi meminta agar ada kelonggaran dari Pemkot menyangkut lokasi usaha pedagang. Kita juga minta dicarikan tempat yang tidak melanggar aturan,” ujar Ade yang mengaku sudah berjualan selama 20 tahun di depan Masjid Raya ini, Selasa (22/8/17).
Sementara itu, Ketua DKM Masjid Raya, Ahmad Fathoni mengatakan, hasil pertemuan intinya para pedagang meminta kepada Pemkot Bogor agar tetap masih bisa berjualan, tetapi tidak ditertibkan oleh Satpol PP. DKM Masjid Raya tidak mempermasalahkan keberadaan para pedagang, asalkan tidak menggangu estetika masjid dan melanggar aturan Perda.
“Penertiban PKL itu selain karena pedagang melanggar aturan Perda, dikarenakan Kota Bogor juga sedang gencar mengejar target piala Adipura. Estetika masjid harus tetap dipertahankan supaya pemandangan di masjid raya tidak kumuh,” jelasnya.
Solusi penanganan PKL, lanjut Fathoni, diantaranya para PKL akan ditempatkan pada wilayah atau lokasi yang memungkinkan tanpa menggangu pelanggaran Perda. Kedepannya akan dilakukan berkomunikasi intensif unsur PKL, aparat pemerintahan setempat dan DKM Masjid Raya,” tandasnya.
Masih ditempat yang sama, Kepala Dinas UMKM, Annas Rasmana mengaku akan melakukan kajian kajian terkait penanganan PKL di kawasan Masjid Raya itu.
“Kita akan kaji nanti, untuk menempatkan para PKL pasa zona PKL nya di kawasan itu,” singkatnya. (Nai)

Comments