Hemmmmmmmmm Pengawasan Dana Desa, Di Kabupaten Bogor Masih Kurang

CIBINONG –
Pengawasan Dana Desa diwilayah Kabupaten Bogor masih kurang.
Hal itu seperti penjelasan dari Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Pemkab Bogor Deni Adriana mengatakan, jika saat ini pengelolaan dana desa yang turun dari pemerintah pusat masih belum maksimal. Sebab Dana Desa ini baru tiga tahun berjalan, sehingga memang harus berproses.

“Alokasi Dana Desa (ADD) yang turun kepada masing-masing desa kewenangan berada di kepala desa untuk mengalokasikan dana tersebut bagi pembangunan di desanya,” ujarnya saat ditemui Wartawan.

Deni menambahkan, ADD itu bukan hanya untuk pembangunan infrastruktur di desa saja, tapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa, melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Sebelum uang itu disalurkan harus ada musyawarah dulu antara Kepala Desa, BPD dan masyarakat, sehingga masyarakat tahu digunakan untuk apa uang tersebut. Terlebih anggaran Dana Desayang turun dari pemerintah itu jumlahnya tidak sedikit, sehingga perlu kehati-hatian dalam pengelolaannya.

“Untuk Jahupaten Bogor anggaran yang turun antara Rp 800 juta – 1,2 miliar per-desa,” katanya.(rul)

Comments