Hasil Mediasi, Pemkab Bogor Belum Tegas Soal Pembatasan Muatan Truk Tronton di Parungpanjang

 

CIBINONG – bogorOnline.com

Pemerintah Kabupaten Bogor masih belum bersikap tegas soal pengaturan truk tronton dan batasan maksimal berat muatan di Jalan raya Parungpanjang-Bunar.

Hasil mediasi yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Adang Suptandar hanya menjanjikan akan melakukan perbaikan jalan dan penindakan terhadap sopir di bawah umur yang seringkali menimbulkan kecelakaan di jalan tersebut.

“Kewenangan izin untuk jalan dan lokasi tambang ada di Pemerintah Provinsi,” ujar Adang, Selasa (26/12/17).

Kendati demikian, pemerintah berjanji akan melakukan perbaikan jalan Provinsi sepanjang 10Km dari Desa Jagabaya ke Desa Parung Panjang selambat – lambatnya pada bulan Maret 2018. Selain itu, pemerintah dibantu aparat keamanan akan melakukan penertiban pungli di wilayah Parung Panjang.

Hadir dalam kegiatan diantaranya, Sekda Kab. Bogor Adang Suptandar, Dandim 0621 Kab. Bogor Letkol. Inf. Fransisco, Wakapolres Bogor Kompol Eko Prasetyo, S.I.K, Kabag Ops Polres Bogor Kompol Faisal Pasaribu, S.IK, Kapolsek Parung Panjang Kompol Nurahim, Danramil Parung Panjang, Kasat Intelkam Polres Bogor AKP Agustinus Manurung, Kasat Lantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama, Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Bimantoro Kurniawan, Kasat Binmas Polres Bogor AKP Elsie Fitria Anggraini, Kades Parung Panjang Hj. Nina Kurniasih, Kades Lumpang,.Kades Jagabaya Rohayati, Kasi Kewaspadaan Dini dan Pengawasan Bangsa Totok Supriyadi, Kasi Pengawasan DLLAJ Sdr. Bisma dan juga Sekcam Parung Panjang Icang Aliudin. Selain itu sejumlah tokoh masyarakat Parungpanjang hadir mewakili masyarakat.

Sekcam Parung Panjang, Icang Aliyudin meminta agar Muspida segera menyelesaikan permasalahan yg terjadi.

Sementara Uwes Kusnadi Idris selaku pemilik armada tronton mengaku truk tronton yg membeli batu diminta iuran sebesar Rp. 5.000/tronton oleh pihak perusahaan dengan alasan untuk perbaikan jalan. (Mul)

Comments