Bima Arya Resmikan Gedung Critical Area RSUD Kota Bogor

bogorOnline.com

Guna menambah pelayanan kepada masyarakat di RSUD Kota Bogor, Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto meresmikan Gedung A (Critical Area) Rabu (7/2/18).

Gedung A ini di peruntukan Critical Area dan Cath Lab, yang di maksud critical area ini ruang operasi, ICU, ICCU, NICU dan PICU.

Bima menuturkan, dengan bertambahnya fasilitas ini, dapat merespon warga yang membutuhkan penanganan cepat untuk perawatan khusus. Terutama Cath lab untuk jantung, karena penyakit jantung pemicu kematian nomor tiga di kota Bogor.

“Jadi ini bisa melayani warga dan tidak usah jauh jauh ke jakarta semua sudah ada di sini (RSUD Kota Bogor). Namun demikian ini masih kurang, kami berharap bisa dilanjutkan kembali pembangunan tahap duanya,” ujar Bima.

Selain itu, lanjut Bima, masih ada yang harus diperbaiki oleh RSUD Kota Bogor, salah satunya yang harus di perbaiki adalah ruang klinik yang pengap, layanan yang lain juga perlu di tambah.

“Saya titip tiga untuk RSUD, pertama sistem rujukan perawatan harus jelas, kedua kwalitas pelayanan, saya tidak mau mendengar keluhan warga yang tidak di layani dengan baik, ketiga masalah transparansi laporan keuangan, birokrasi anti korupsi itu sangat penting,” tegasnya

Sementara, Direktur Utama (Dirut) RSUD Kota Bogor, Dewi Basmala mengungkapkan, dengan adanya gedung baru ini, RSUD kota Bogor menambah kamar operasi dan mempunyai ruang ICU, ICCU, NICU dan PICU untuk meningkatkan pelayana pada masyarakat.

“Adanya ruang ICU dengan 23 pentilator RSUD bisa membackup, jika rumah sakit lain tidak bisa, untuk kamar operasi yang sebelumnya ada dua kamar dengan adanya gedung baru ini menjadi lima kamar operasi. Tentu akan mengurangi waiting list yang selama ini tinggi sekali,” ungkap Dewi.

Selain ruang operasi, menurut Dewi, di lantai bawah ada ruang kebidanan dengan program pemerintah penurunan angka kematian ibu dan bayi.

“Jadi kita ada penanganan khusus, karena sampai saat ini angka kematian ibu dan bayi sangat tinggi dan itu sebagai bentuk komitmen kami terhadap penurunan angka kematian ibu dan bayi,” ucapnya.

Ia menambahkan di lantai tiga adalah ruang rawat inap dengan 98 tempat tidur semuanya kelas tiga.

“Dimana fasilitas kelas tiga itu satu kamar tiga tempat tidur dan memiliki AC,” jelasnya.

Pengadaan Cath Lab sangat penting faktor resiko keterlambatan penatalaksanaan sakit jantung itu berakibat fatal.

“Cath Lab menjadi andalan bagi RSUD kota Bogor karena kita melihat dari angka kesakitan karena orang meninggal jantung itu sangat tinggi,” pungkasnya. (Rky)