Peringati HPN 2018, Zaenul Ngobrol Santai Bareng Wartawan di Sekretariat PWI

Siap Membangun Kantor PWI Kota Bogor

bogorOnline.com

Peringatan Hari Pers Nasional tahun 2018 dan Ulang Tahun PWI ke 72 tahun 2018, calon Wakil Walikota Bogor Zaenul Mutaqin, bersilaturahmi ke kantor sekretariat PWI Kota Bogor, di Jalan Pandu Raya. Kedatangan Zaenul disambut oleh Ketua PWI Kota Bogor, Arieta Surbakti beserta jajaran pengurus PWI dan para wartawan.

Ngobrol santai dan sederhana dilakukan calon Wakil Walikota yang berpasangan dengan Cawalkot Achmad Ru’yat ini. Sambil makan bersama, berbagai persoalan dibicarakan menyangkut perkembangan dan kemajuan media serta wartawan. Setelah para wartawan sekota Bogor berkumpul, Zaenul dan para wartawan menikmati buah durian.

Dalam kesempatan itu, Zaenul mengucapkan selamat hari Pers Nasional dan Ulang Tahun PWI. Perkembangan media dan wartawan di Kota Bogor saat ini cukup pesat, terutama media media online yang sangat cepat berkembang. Di kota Bogor saja ada sekitar 30 media online dan semuanya aktif. Ini menandakan dinamisasi media di Kota Bogor cukup tinggi dan signifikan membantu berbagai informasi masyarakat maupun pembangunan.

“Peran PWI sangat penting, bagaimana memberikan sharing ilmu terhadap wartawan wartawan dan media baru di Kota Bogor. Saya ucapkan HUT PWI dan Hari Pers Nasional,” kata Zaenul.

Menurutnya, kemajuan media dan wartawan harus di imbangi oleh peningkatan kapasitas ilmu pendidikan wartawan. Di PWI ini ada uji kompetensi bagi para wartawan, dan ini wajib di ikuti oleh seluruh wartawan karena melalui uji itu selain mendapatkan ujian kompetensi, juga banyak ilmu pendidikan jurnalistik yang didapatkan. Namun demikian, PWI Kota Bogor saat ini tidak memiliko gedung atau kantor, karena kantor PWI telah rusak atau ambruk beberapa tahun lalu. Permasalahan itu harus menjadi perhatian Pemerintah Kota Bogor, agar PWI memiliki kembali kantor representatif.

“Saya prihatin ketika saya tahu informasi bahwa PWI Kota Bogor berkantor sementara sudah hampir empat tahun disini, dan ini sudah lama, karena gedung resmi PWI telah ambruk dulu. Apabila melihat kepentingan masyarakat Kota Bogor terhadap informasi, Pemkot Bogor seharusnya memperhatikan soal gedung kantor PWI dan Pemkot juga tidak sulit untuk membangunkannya kembali,” tegasnya.

Zaenul juga bertekad akan membantu PWI Kota Bogor agar memiliki kembali kantor nya.

“Kalau saya secara pribadi siap membangunkan kembali kantor PWI, terlepas itu momentum Pilkada, tetapi ini untuk kepentingan wartawan. Tidak perlu menunggu tahun depan, kita harus segera membangun kantor PWI. Seharusnya tidak ada kendala ketika gedung ambruk, dan saya rasa tidak perlu menunggu perhatian dan kemauan Pemkot Bogor untuk membangunkan kembali kantor PWI, kita juga bisa untuk kepentingan wartawan,” ujar politisi PPP yang lama terjun kedalam dunia media dan jurnalis ini.

Sementara, PLT Ketua PWI Kota Bogor, Arieta Surbakti mengatakan, kedatangan Zaenul Mutaqin yang juga calon Wakil Walikota Bogor ke kantor PWI sangat special dan harus di apresiasi. Dalam peringatan Hari Pers Nasional dan HUT PWI ini, Zaenul sebagai tokoh Kota Bogor datang dengan sederhana serta menunjukan kebersamaan serta perhatiannya kepada para wartawan.

“Kami mengapresiasi, karena kedatangan Pak Zaenul yang sederhana tetapi mengedepankan kebersamaan. Kita makan bersama dan menikmati duren bersama para wartawan. Memang hal seperti ini sangat langka, ini bentuk perhatian Zaenul terhadap PWI Kota Bogor,” ungkap Ari panggilan akrabnya ini.

Arie menuturkan, Zaenul merupakan figur tokoh politik yang juga sudah berpengalaman dalam dunia media serta wartawan. Artinya Zaenul lebih mengetahui situaso kondisi wartawan dan perkembangan media saat ini. Kaitan masalah kantor PWI, memang sampai saat ini belum bisa dibangun kembali pasca ambruk beberapa tahun lalu, tapi kami bertekad akan berusaha membangun kantor PWI itu.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan Pak Zaenul terhadap kantor PWI. Kami juga akan semaksimal mungkin membangun kembali kantor PWI dengan cara kami sendiri, walaupun Pemkot Bogor tidak memberikan perhatian soal pembangunan,” ujarnya.

Untuk makna Hari Pers Nasional, Arie mengatakan, Pers saat ini tidak berdiri sendiri, tetapi di kontrol oleh banyak pihak. Saat ini media dan wartawan sudah maju pesat dan banyak pergeseran baik media atau wartawan itu sendiri. PWI Kota Bogor juga membuka peluang kepada teman teman wartawan untuk mengikuti uji kompetensi.

“Makna Hari Pers ini adalah momentum untuk meningkatkan kemajuan media dan wartawan. Ini sangat membanggakan karena telah terjadi kemajuan dari sisi media dan wartawan di Kota Bogor tahun 2018 ini. Semoga Pers semakin maju dan jaya,” pungkasnya. (Nai)

Comments