Pembunuhan Bocah Dalam Karung, Pelaku Mengaku Dendam Kepada Orang Tua Korban

Cibinong – Sekitar tiga minggu, akhirnya Polisi mengungkap pelaku pembunuhan anak perempuan yang ditemukan terbungkus karung di kebun pisang.

Polisi pun telah menetapkan seorang remaja berinisial R (15) sebagai tersangka kasus pembunuhan Grace Gabriela Bimusu, yang mayatnya ditemukan warga di kebun pada 7 Mei 2018 yang lalu.

Tersangka R ditetapkan menjadi tersangka setelah dia mengakui perbuatannya saat diperiksa Polisi. “Pelaku masih tetangga korban. Usianya juga masih dibawah umur. Usianya 15 tahun,” kata Kapolres Bogor AKBP Andi M. Dicky, Jumat (25/5/2018) sore.

Menurutnya, penyidik sempat kesulitan mengungkap kasus kematian Grace karena minimnya petunjuk berupa alat bukti serta saksi yang mengarah kepada pelaku.

“Setelah mendapat petunjuk dan keterangan saksi tambahan akhirnya kami berhasil menangkap pelakunya dan pelaku mengakui perbuatannya,” kata Kapolres.

Kapolres menjelaskan, bahwa motif pembunuhan sendiri dilatarbelakangi dendam terhadap orang tua korban.

R menaruh dendam terhadap ibu korban yang kerap mengadukan tingkah laku dia kepada orangtuanya. Hal ini kerap dilakukan oleh orang tua korban, sehingga R merasa jengkel dan akhirnya timbul rasa dendam. “Jadi dendam itu dia lampiaskan kepada anaknya dengan cara dibunuh,” ungkapnya.

Sejauh ini, lanjut Dicky, pelaku mengaku perbuatannya dilakukan secara spontan. Pelaku membawa korban ke rumahnya saat dia bermain sendirian.

Di rumah bercat dinding warna kuning itu, pelaku menghabisi nyawa korban dengan cara dibekap. Dalam aksinya, pelaku seorang diri dalam menghabisi nyawa korban.

“Saat melakukan pembunuhan di rumah pelaku, keadaan rumah sedang kosong, karena ibu pelaku sedang mengantarkan adiknya sedangkan ayah nya bekerja. Kemudian setelah meninggal, pelaku memasukannya ke dalam karung dan membuangnya ke kebun,” terang Dicky.

Kebun tersebut masih berada di kawasan Perumahan Bogor Asri, Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, tak jauh dari rumah pelaku maupun korban.

Mayat korban baru ditemukan warga pada dini hari setelah sempat dikabarkan hilang dari rumah.

Terhadap pelaku, pasal yang dikenakan adalah pasal berlapis diantaranya pasal 340 dan 338 KUHP mengenai pembunuhan dan pembunuhan berencana serta pasal 80 ayat 2 Uu no 35 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. (adi)