DPD PKS Umumkan BCAD Tingkat Kota Propinsi dan DPR RI

 

bogorOnline.com

Usai pilkada 2018, para pengurus DPD PKS Kota Bogor kembali merapatkan barisan untuk persiapan dalam menghadapi Pemilu dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

Untuk pileg, PKS sudah mengumumkan para Baka Calon Anggota Dewan (BCAD) mulai tingkat Kota Bogor sebanyak 50 orang, Propinsi Jawa Barat 3 orang dan DPR RI sebanyak 9 orang.

Ketua DPD PKS Kota Bogor, Atang Trisnanto menuturkan, para BCAD yang hari ini diumumkan itu tentunya sudah melalui proses yang sangat panjang, dan sesuai intruksi DPP PKS, yakni penjaringan dimulai sejak Januari 2018 lalu. Jadi ada beberapa tahapan yang dilakukan, yaitu penjaringan nama dari kader PKS, kemudian pemilihan internal dan membuat assesmen. Setelah itu, hasilnya di ajukan kepada DPW dan DPP, terakhir dari DPW dan DPP mengadakan assemen sekaligus mengeluarkan Surat Keputusan (SK).

“Melalui halal bi halal ini kita umumkan semua BCAD kepada seluruh kader PKS yang ada di Kota Bogor. Untuk tingkat Kota Bogor kita punya 50 orang yang tersebar di lima dapil, yakni dapil Bogor Timur – Tengah, Barat, Selatan, Utara dan Tanah Sareal. Sementara di Propinsi ada 3 orang dan DPR RI 9 orang (5 orangnya dari Kota Bogor dan 4 orang lainnya dari Cianjur),” ungkap Atang yang juga BCAD untuk DPRD Kota Bogor dapil Bogor Utara, Ahad (15/7/18).

Atang juga menjelaskan, konstestasi pileg 2019 di Kota Bogor itu nantinya akan diikuti sebagian besar oleh para kader-kader muda. Sementara target optimisnya yakni sebanyak 12 kursi di parlemen Kota Bogor.

“Meski diisi para kader-kader muda, kita tetap optimis untuk bisa memenangkan pemilu 2019. Kita juga punya target sebanyak 12 kursi di DPRD Kota Bogor, sehingga ada penambahan sebanyak 7 kursi dimana saat ini baru 5 kursi dan di 2019 diharapkan mencapai 12 kursi,” ujarnya.

Selanjutnya, kata Atang, para BCAD ini rencananya akan mendaftar pada Selasa (17/7) mendatang.

“Kalau tidak ada halangan, insyaallah hari Selasa besok kita akan mendaftar ke KPU sambil menunggu intruksi DPP da DPW yang meminta agar pendaftaran secara serentak,” tandasnya. (Nai)