KORBAN KECELAKAAN BUS DI CIKIDANG SUKABUMI KARYAWAN PT CATUR PUTRA JAYA BOGOR

KEMANG – Kecelakaan lalu lintas bus wisata yang mengangkut karyawan perusahaan motor dari beberapa kantor cabang showroom di Tanjakan Letter Kecamatan Cikidang Sukabumi, mengakibatkan puluhan orang meninggal dunia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban meninggal dunia sudah berjumlah 20 orang lebih dan sebagian besar korban adalah rombongan karyawan showroom PT Catur Putra Jaya yang berlokasi di Jalan Raya Kemang Kecamatan Kemang. Korban meninggal dunia dan luka – luka masih terus bertambah. Seorang karyawan PT Catur Putra Jaya (CPJ) bernama Dede (42) membenarkan bahwa beberapa rekannya telah menjadi korban kecelakaan maut tersebut.

“Betul kebanyakan karyawan disini. Tapi kami belum tahu jumlahnya berapa? Yang jelas ada beberapa rekan kami dikabarkan sudah meninggal dunia.” Ungkapnya saat ditemui awak media ini di lokasi P. CPJ jalan Raya Kemang, Kecamatan Kemang, Sabtu (8/9/2018).

Dede menambahkan, rombongan karyawan berangkat ke Sukabumi dalam acara gathering. “Yang saya tahu ada sekitar 26 orang karyawan disini yang ikut acara tersebut.” Pungkasnya.

Keterangan hampir sama juga disampaikan Deden (39), salah seorang kerabat korban kecelakaan bernama Uday. “Ya kerabat saya juga ikut dalam rombongan bis karyawan disini, mereka berangkat sejak pagi hari sekitar pukul 6.00 WIB. Terakhir dia kontak jam 12.30 WIB, nanyain tagihan kredit motor salah satu konsumen. Kebetulan selain kerabat, dia juga mitra saya,” paparnya.

Deden mengatakan, saat ini dia masih mencari keterangan pasti kondisi kerabat dekatnya terakhir. “Saya dapat info kecelakaan sekitar pukul 14.00 WIB. Telepon kerabat saya sudah tidak aktif. Kabarnya dia juga mengalami luka – luka dan dirawat di RSUD Sukabumi.” tuturnya.

Sementara Maulana, seorang petugas keamanan di PT Catur Putra Jaya mengatakan, saat ini pihak manajemen menutup kantor showroom PT CPJ dan meliburkan aktifitas karyawan. Hal ini dilakukan karena kondisi perusahaan sedang berduka.

“Ya benar kang, memang beberapa karyawan disini yang mengalami kecelakaan, jadi maaf bukan tidak boleh masuk. Saya diperintah untuk sementara menutup aktifitas di perusahaan,” ujarnya.

Maulana menambahkan, hingga saat ini dia belum tahu betapa jumlah karyawan yang ikut acara dan berapa karyawan yang mengalami luka berat dan meninggal dunia. “saya tidak tahu persis berapa yang ikut dan berapa orang yang menjadi korban.” Pungkasnya.

Pantauan awak media ini, beberapa karyawan dan keluarga korban berdatangan ke showroom motor PT CPJ guna mencari informasi kondisi anggota keluarganya yang ikut dalam kegiatan gathering perusahaan motor tersebut. (MUL)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *