Garut – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum dan 6 organisasi mahasiswa Islam membuka Agri Camp 2018 Indonesian Agriculture Festival and Camp, di Mekarmukti, Kabupaten Garut, Jawa Barat, kemarin.
“Tujuan kita adalah menggerakan anak muda menjadi insan yang peduli terhadap pertanian,” kata Uu Ruzhanul Ulum.
Menurutnya, di tangan para pemuda lah nasib pertanian dimasa yang akan datang. “Anak muda tidak cukup dengan sebutan milenial, tapi perlu peduli terhadap pertanian, karena ini juga penting, karena manusia kan tidak makan besi beton dan gadget, tapi makan pangan hasil tangan para petani,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Mentan Andi Amran Sulaiman juga mengajak para pemuda untuk menanam benih jagung di lahan seluas 4275 hektare. Selain menggenjot produksi, hal ini juga sekaligus sebagai gerakan untuk membangunkan generasi muda agar terjun ke sektor pertanian.
Amran juga mengatakan, bahwa pihaknya telah meminta kawal pembelian jagung oleh Bulog. “Rekomendasi impor kami sudah tutup. Dulu kita impor jagung 3,6 juta ton, atau setara dengan nilai Rp 10 triliun. Tapi hari ini kita tutup impor dan sudah ekspor ke enam negara, jadi mari pemuda sekarang bertani,” kata Amran.
Ia berharap, kemajuan pertanian saat ini, pemuda tani dari berbagai organisasi Islam agar menjadi petani yang sukses.
Acara ini sendiri diikuti oleh 6 organisasi mahasiswa Islam tersebut yakni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Himpunan Mahasiswa Persis dan Persatuan Pelajar Islam. (adi/*)





