PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KEGIATAN KKN DI BIDANG PENDIDIKAN , KEAGAMAAN, SOSIAL DAN EKONOMI  

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KEGIATAN KKN DI BIDANG

PENDIDIKAN , KEAGAMAAN, SOSIAL DAN EKONOMI

 

EMPOWERMENT OF THE COMMUNITY THROUGH KKN ACTIVITIES IN THE FIELD OF

EDUCATION, RELIGIOUS, SOCIAL AND COMMUNITY

R Hartono1, M  Ansori2, dan Kelompok KKN 16 Sukamaju-Cigudeg3

1 Kuliah Kerja Nyata Kelompok 16 Desa Sukamaju, Universitas Djuanda Bogor, Jl. Tol Ciawi No.1 Kotak pos 35 Bogor 16720

 

ABSTRACT

Education is one of the vessels of Human Resource improvement and a thorough secondary need to create better and quality human beings. With human education can develop the potential of themselves and the environment to achieve prosperity, independence as a madanni community identity, in its development the need for education is recognized as one of the basic human needs as a humanright,But in fulfillment sometimes shows some unsatisfactory things, such as inadequate school facilities and infrastructure. access to education is less affordable, and the high cost of education, this affects the lack of public awareness of the importance of primary and secondary education. 

ABSTRAK

Pendidikan merupakan salah satu wadah peningkatan Sumber Daya Manusia dan kebutuhan sekunder yang menyeluruh untuk menciptakan insan yang lebih baik dan berkualitas. Dengan pendidikan manusia dapat mengembangkan potensi diri dan lingkungannya untuk mencapai kesejahteraan, kemandirian sebagai identitas masyarakat madanni, dalam perkembangannya kebutuhan pendidikan diakui sebagai salah satu kebutuhan dasar manusia sebagai hak azasi. Namun dalam pemenuhannya terkadang memperlihatkan beberapa hal yang tidak memuaskan, misalnya sarana dan prasarana sekolah yang kurang memadai, akses pendidikan kurang terjangkau, dan mahalnya biaya pendidikan, hal ini berpengaruh terhadap kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan dasar dan menengah.

PENDAHULUAN

Pembangunan adalah upaya perubahan suatu kondisi tertentu agar menjadi lebih baik dari kondisi sebelumnya. Pembangunan ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat baik materil maupun spiritual secara adil dan merata. Pembangunan menjadi tanggungjawab seluruh masyarakat. Adapun pemerintah dalam hal in berkedudukan sebagai pihak yang berkewajiban menciptakan situasi yang kondusif bagi pelaksana pembangunan. Hal ini merupakan konsekuensi logis dari diterimanya konsepsi Negara kesejahteraan ( walparestate).Dimana pemerintah mempunyai tanggung jawab yang besar bagi keberhasilan pembangunan.

Selain menjadi tanggung jawab pemerintah pembangunan sendiri dalam pelaksanaan tidak bisa terlepas dari peranan masyarakat perguruan tinggi (sifitas akademika ) jadi pembangunan sendiri menjadi tanggung jawab masyarakat perguruan tinggi terutama mahasiawa yang merupakan Agent of change.

Oleh karena itu, program pemberdayaan yang dilaksakan dalam Posdaya adalah salah satu wujud partisipasi dalam pemberdayaan masyarakat, diantaranyakegiatan keagamaan, kegiatan budaya lokal, kegiatan ekonomi, Kegitan kesehatan, Kegiatan pendidikan, dan Kegiatan lingkungan.Penguatan kegiatan-kegiatan utamatersebutdiharapkanmemungkinkan setiap keluarga mampu membangun dirinya menjadi keluarga sejahtera, keluarga yang mandiri, dan keluarga yang sanggup menghadapi tantangan masa depan yang lebih baik. Lebih dari itu keluarga sejahtera yang bermutu dan mandiri diharapkan mampu memenuhi kebutuhan kesejahteraan keluarganya yang intinya adalah  keikut sertaan dalam kesehatan, pendidikan, keagamaan, dan kemampuan ekonomi yang mapan.

Posdaya dibentuk, dibina, dan dikembangkan sebagai lembaga masyarakat yang merupakan forum silaturahmi, advokasi, komunikasi, edukasi, dan wadah kegiatan penguatan fungsi-fungsi keluarga secara terpadu yang dibentuk dan dilaksanakan dari, oleh, dan untuk keluarga serta masyarakat. Maka kegiatan KKN dilaksanakan secara ilmiah, sistematis dengan menempatkan penduduk dan keluarga sebagai titik sentral pembangunan, serta berkesinambungan. Tujuannya adalah membentuk, membina, dan mengembangkan Posdaya sebagai terobosan baru dalam pemberdayaan masyarakat, melalui pemanfaatan potensi SDM dan SDA lokal. Selanjutnya, KKNdiarahkan dengan tujuan memperkuat kemampuan keluarga dan masyarakat secara mandiri.

Posdaya bukan dimaksudkan untuk menggantikanpelayanan sosial ekonomi  kepada masyarakat berupa pelayanan terpadu,tetapi semata-mata untuk membangun forum pemberdayaan terpadu yang dinamis, yaitu pemberdayaan bangunan kepada pimpinan keluarga yang dipadukan satu dengan yang lainnya. Tujuannya adalah agar pimpinan keluarga mengetahui peran dan fungsinya. Akhirnya bisa melakukan pemberdayaan untuk anggotanya secara mandiri.

Adapun salah satu program pembangunan yang dibentuk untuk merealisasikan target pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kualitassumber daya adalah dengan diadakannya pemberdayaan masyarakat disekitar lokasi Posdaya

Dalam hal ini sivitas akademika mempunyai peluang untuk membantu pembangunan melalui program KKN. Oleh karena itu program KKN diharapkan dapat membantu program pemerintah dalam melaksanakan pembangunan, dalam hal ini peran mahasiswa diharapkan mampu memotivasi dan menggali serta memberdayakan seluruh potensi desa dalam penyongsong otonomi daerah sehingga terwujud pembangunan desa yang berkualitas dan responsive.

Bagi mahasiswa, KKN berfungsi sebagai media untuk melatih mahasiswa, meningkatkan rasa percaya diri melalui kegiatanmenyatu dengan masyarakat,sebagai hilirisasi penelitian yang berbasis tauhid, menjadi “Dosen” atau “Guru” untuk meningkatkan komitmen dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Untuk itu mahasiswa diharapkan secara cermat mendengar, melihat, dan melakukan analisis ilmiah, bisa dijadikan bahan penelitian, sebagai bahan untuk mencari pemecahan terhadap masalah yang dihadapi keluarga dan masyarakat di tempat tugasnya. Melalui pendidikan dan pemberdayaan keluarga yang dampak tingkah lakunya berupa partisipasi aktif oleh masyarakat secara gotong royong. Dalam kesempatan tersebut mahasiswa belajar dan mendampingi masyarakat secara langsung dalam upaya pemberdayaan yang dilakukan oleh keluarga dan masyarakat yang bersangkutan secar mandiri. Dengan demikian kegiatan KKN merupakan wujud nyata dari kepedulian perguruan tinggi  melaksanakan misinya membantu mengatasi permasalahan  penduduk, pembangunan dan pembinaan lingkungan dengan karya dan bukti nyata. Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posdaya merupakan bentuk pembelajaran yang menambah pengalaman mahasiswa bekerjasama dengan masyarakat guna mengatasi keterbelakangan dan ketidak berdayaan.

Program pemberdayaaan yang di tawarkan oleh mahasiswa bersama dengan dosen pembimbing dilakukan dengan merangsang dan mengajak semua stakeholders, yaitu pemerintah daerah, lembaga swasta, serta masyarakat dan keluarga, bersama-sama menyusun dan melaksanakan program sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

KKN Posdaya merupakan KKN konperhensif , fasilitator, dan bersifat memberikan solusi terhadap apa yang dihadapi masyarakat untuk memberdayakan kualitas hidupnya dengan menitik beratkan  pada 6 pilar yaitu keagamaan, pendidikan, lingkungan, sosial, ekonomi, dan kesehatan. Sasaran dari KKN Posdaya ini adalah terciptanya pemberdayaan keluarga  dan masyarakat melalui sergitas lembaga-lembaga yang telah ada melalui partisipasi aktif dari warga setempat

Penyelenggaraan  KKN Posdaya diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam bentuk kehidupan bermasyarakat secara nyata, dimana kiprah mahasiswa sebagai agent of change dapat mengimplementasikan yang diperoleh di bangku kuliah untuk membatu masyarakat secara langsung dalam bentuk fasilitas, asistensi, mau pun supervive. selain itu, dengan adanya KKN Posdaya juga diharapkan dapat membantu tugas pemerintah dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Gambaran Umum Wilayah

Dipilihnya Desa Sukamaju kecamatan Cigudeg  sebagai tujuan pelaksanaan kegiatan kuliah kerja nyata Posdaya 2018 disebabkan oleh aspek geografis serta aspek sosiologis dari kecamatan tersebut  diperoleh keterangan bahwa desa Sukamaju memiliki karakteristik masih kurangnya SDM dilingkungan masyarakat yang menyebabkan terhambatnya perkembangan  pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.Adapun Profil  Desa Sukamaju Kecamatan Cigudeg sebagai berikut:

GAMBARAN UMUM DESA SUKAMAJU 

  1. Kondisi Geografis

Desa Sukamaju Merupakan Salah satu Desa Di Wilayah KecamatanCigudeg Kabupaten Bogor Dengan Luas wilayah 633.623 Ha Yang Terbagi Dalam 7 Dusun, 13  Rukun Warga(RW)  40 Rukun Tetangga (RT) Batas wilayah desa Adalah Sebagai Berikut :

A. BIDANG PEMERINTAHAN
I. UMUM
1. Luas dan Batas Wilayah
a. Luas Wilayah :       633.623 Ha
b. Batas Wilayah
1). Sebelah Utara :  Desa Bunar
2). Sebelah Selatan :  Desa Sukaraksa
3). Sebelah Barat :  Desa Sipayung
4). Sebelah Timur :  Desa Cigudeg
2. Kondisi Geografis
a. Ketinggian Tanah dari Permukaan Laut :              600 M
b. Banyaknya Curah Hujan :              500 C
3. Jarak dari Pusat Pemerintahan
a. Jarak dari Pusat Kecamatan :                  4 KM
b. Jarak dari Ibukota Kabupaten :                59 KM
c. Jarak dari Ibukota Provinsi :              176 KM
d. Jarak dari Ibukora Negara :              176 KM
II. PERTANAHAN
1. Status
a. Sertifikat Hak Milik :                15 Ha
b. Tanah Bersertifikat :                20 Ha
2. Peruntukan
a. Jalan :                  2 KM
b. Sawah dan Ladang :              340 KM
c. Bangunan Peribadatan :               1,5 KM
d. Empang / Kolam :               4,5 KM
e. Pemukiman :                34 KM
f. Pekuburan :                  5 KM
3. Penggunaan
a. Tanah Wakaf :               6,5 Ha
b. Tanah Sawah :              304 Ha
1). Irigasi Setengah Tekhnis :              100 Ha
2). Irigasi Sederhana :              118 Ha
3). Irigasi Tadah Hujan :                86 Ha
c. Tanah Kering
1). Pekarangan :                34 Ha
2). Tegalan :                40 Ha
3). Perkebunan Negara :                21 Ha
4). Perkebunan Swasta :              182 Ha
5). Tempat Rekreasi :               0,5 Ha
d. Tanah yang belum dikelola
1). Hutan :                17 Ha
2). Lainnya :  – Ha
III. KEPENDUDUKAN
1. Jumlah Penduduk menurut
a. Jenis Kelamin
  – Laki-laki :           4.869 Orang
  – Perempuan :           4.299 Orang
b. Kepala Keluarga :           2.193 Orang
c. Kewarganegaraan
  – WNI
Laki-laki :           4.869 Orang
Perempuan :           4.299 Orang
  – WNA
Laki-laki :                  – Orang
Perempuan :                  – Orang
2. Jumlah Penduduk Menurut Agama
  – Islam :           9.168 Orang
3. Jumlah Penduduk Menurut Usia
a. Kelompok Pendidikan
1). 00 – 06 Tahun : Orang
2). 07 – 12 Tahun : Orang
3). 13 – 15 Tahun : Orang
4). 16 – 20 Tahun : Orang
5). 21 – 25 Tahun : Orang
6). 26 – Keatas : Orang
b. Kelompok Tenaga Kerja
1). 10 – 14 Tahun :              277 Orang
2). 15 – 19 Tahun :              749 Orang
3). 20 – 26 Tahun :           2.598 Orang
4). 27 – 40 Tahun :           1.239 Orang
5). 41 – 56 Tahun :              995 Orang
6). 57 – Keatas :              351 Orang
4. Jumlah Penduduk Menurut Tingkat Pendidikan
a. Lulusan Pendidikan Umum
1). TK :                19 Orang
2). SD :           5.056 Orang
3). SLTP / Sederajat :              439 Orang
4). SLTA / Sederajat :              234 Orang
5). D-1 & Sarjana :                50 Orang
b. Lulusan Pendidikan Khusus
1). Pondok Pesantren :              142 Orang
2). Madrasah :              235 Orang
3). Kursus Keterampilan :                26 Orang
5. Jumlah Penduduk Menurut Mata Pencaharian
1). Pegawai Negeri Sipil :                32 Orang
2). TNI / POLRI :                  2 Orang
3). Pegawai Swasta :              623 Orang
4). Wiraswasta / Pedagang :              523 Orang
5). Tani / Buruh Tani :           2.047 Orang
6). Pensiunan :                21 Orang
7). Jasa :              505 Orang
IV. JUMLAH PERANGKAT DESA SUKAMAJU
1. Sekretaris Desa :                  1 Orang
2. Kepala Urusan :                  4 Orang
3. Kepala Dusun :                  7 Orang
4. Ketua Rukun Warga :                13 Orang
5. Ketua Rukun Tetangga :                41 Orang
V. JUMLAH PELAYANAN MASYARAKAT
1. Pelayanan Umum :                  1 Orang
2. Pelayanan Kependudukan :                  1 Orang
3. Pelayanan Legalisasi :                  2 Orang
VI. SARANA OLAHRAGA
1. Lapangan Sepak Bola :                  6 Buah
2. Lapangan Bola Voli :                  1 Buah
3. Lapangan Bulu Tangkis :                  3 Buah
4. Lapangan Tenis Meja :                  2 Buah
VII. PRASARANA PERHUBUNGAN
1. Jalan
a. Desa :                  4 KM
b. Ekonomi :                  3 KM
c. Kabupaten :                  2 KM
2. Jembatan :                4,6 KM

 Dari dasar tersebut setelah ditelusuri  kurangnya SDM dikarenakan tingkat ekonomi yang rendah.

Universitas Djuanda Bogor sebagai sentra edukasi juga memiliki peran penting mengembangkan desa sekitar dan untuk menyiapkan mahasiswanya menjadi anggota masyarakat yang peka terhadap kebutuhan  masyarakat yang memiliki kemampuan profesional, keterampilan, kepemimpinan yang tanggap tehadap kebutuhan pembangunan bangsa dan Negara serta mempunyai kemampuan memotivasi masyrakat dalam mengisi pembangunan .

 Hasil Kegiatan

Selama 35 hari pelaksanaan KKN Posdaya kelompok 16 FKIP Universitas Djuanda di Desa Sukamaju Kecamatan Cigudeg, kami para peserta KKN Posdaya berhasil membantu masyarakat Desa Sukamaju Kecamatan Cigudeg khususnya Kp. Ciasahan Rw 03 dan 02. Adapaun kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan antara lain:

  1. Dalam Bidang pendidikan

Di era globalisasi kemajuan teknologi sudah berkembang dengan pesat, hal tersebut menuntut manusia agar menuntut ilmu secara optimal. Salah satu ruang untuk menuntut ilmu tersebut melalui pendidikan, jika pendidikan disuatu negara terlaksana secara optimal maka sumber daya manusia akan berkualitas.

Kegiatan bimbingan belajar terdapat beberapa kendala diantaranya kurangnya fasilitas, peserta didik sangat aktif, kurang komunikasi, dan kurang bisa menjaga kebersihan lingkungan. Mengatasi kekurangan fasilitas tersebut kami ikut berpartisipasi melalui penyediaan alat-alat tulis berupa buku bacaan, buku gambar, pensil, penghapus, dan kertas origami. Penanganan bagi  peserta didik yang sulit diatur yaitu dengan memberikan motivasi berupa bernyanyi dan bermain, adapun cara mengatasi kebersihan peserta didik yaitu dengan memeriksa kebersihan kuku.

Kegiatan yang dilaksanakan memiliki pengaruh terhadap kebiasaan peserta didik, hal tersebut terlihat dari keseharian disekolah, peserta didik lebih termotivasi dalam belajar, dapat menghormati pendidik dan orang yang lebih dewasa, terlihat bersih dan rapi dalam berpakaian, serta terlihat giat dalam berlatih membaca, menulis, dan mewarnai.

  1. Bidang kesehatan

Untuk bidang kesehatan antara lain dilakukan jumat s bersih kegiatan ini dilaksnakan pada hari jum`at pukul 15.00 sampai dengan selasai, dengan peserta anggota KKN, peserta BIMBEL dan juga masyarakat sekitar. Tujuan dari kegiatan jum`at bersih adalah untuk mempererat tali silaturahmi dan keakraban antara orang tua, peserta bimbel, dan peserta anggota KKN desa Sukamaju, serta menumbuhkan rasa suka akan kebersihan dan memberikan edukasi terhadap pentingnya kebersihan lingkungan. Selain Jum’at bersih kita juga ikut serta dalam kegiatan Posyandu beserta kegiatan penyuluhan KB. Pada saat program prnyuluhan KB warga sangat berantusias dan di sambut dengan baik.

  1. Bidang Ekonomi

Kegiatan yang di lakukan dalam bidang ekonomi antara lain mengadakan pembuatan kerupuk dari kulit singkong. Tujuannya agar bias membantu perekonomian masyarakat. Yang di laksanakan di Kp. Ciasahan Rt01/03 yang di hadiri warga sekitar, kegiatan ini di laksanakan di Posdaya KKN Kelompok 16 Rt 01 Rw 03 Desa Sukamaju Kecamatan Cigudeg. Pembuatan kerupuk kulit singkong di lakukan bersama warga Kp.Ciasahan Rw 03, yang terdiri dari Ibu-Ibu dan Anak-anak, sebanyak 10 orang, alat dan bahan yang digunakan kulit singkong, pisau, pambu, ember dan bumbu lainnya.

Tujuan dari kegiatan ini   ialah agar dapat menghasilkan keterampilan berdaya jual, sehingga dapat membantu perekonomian masyarakat Desa Sukamaju menjadi lebih baik dan lebih konsumtif pada masyarakat.

Hasil dari keterampilan yang sudah dibuat diberikan kepada masing-masing, dengan harapan masyarakat dapat mengembakan kembali keterampilan yang dibuat, serta dapat di sosialisasikan kepada masyarakat lainnya.

  1. Bidang Lingkungan

Dibidang lingkungan kegiatan yang dilakukan antara lain adalah perbaikan jembatan dan pengecatan jembatan. bertujuan untuk membantu meningkatkan kualitas infrastruktur di sekitar lokasi kegiatan KKN Berlangsung.

Perbaikan jembatan dan pengecatan di laksanakan pada tanggal 14 Agustus 2018 bertempat di Desa Sukamaju Kp.Ciasahan Rt 03 Rw 03, Warga dan Peserta KKN Kelompok 16 bergotong royong dalam pengecetan jembatan.

Kegiatan ini disambut baik oleh warga sekitar karena membantu pengecetan jembatan  yang sudah rusak dan membangkitkan kembali semangat gotong royong.

  1. Bidang Keagamaan

Kegiatan yang dilakukan di bidang keagamaan adalah ikut serta dalam mengikuti pengajian rutin setiap hari Rabu dan malam Minggu , yang bertujuan dengan kehadiran anggota KKN menjadi motivasi masyarakat dalam kegiatan keagamaan khususnya pengajian rutin.

  1. Bidang Sosial

Dibidang social kegiatan yang dilakukan adalah pemberian santunan anak yatim.

Santunan kepada anak yatim dilakukan pada hari Jum’at 24 Agustus 2018 bertempat di Desa Sukamaju kampung Ciasahan RT 01 RW 03. Terdapat25 anak yatim yang kami berikan santuan berupa sembako dan uang saku.Kegiatan ini disambut baik oleh warga sekitar karena dianggap hal yang sangat positif dan memberikan contoh yang baik serta diharapkan dapat sedikit membantu.

Selain kegiatan santunan anak yatim kita juga mengadakan seminar dan pelatihan kepemudaan , kegiatan ini di support oleh bpk. Egi Gunadhi Wibhawa,SP,MM selaku ketua MPI DPD KNPI Kab.Bogor,  Dinas pemuda dan olah raga . Bertujaan  untuk merubah pemuda agar labih peduli akan perkembangan. Kegiatan ini di sambut dengan baik oleh warga sekitar karena di anggap hal yang sangat positif  dan memberikan motivasi.

Kesimpulan

Selama 35 hari pelaksanaan KKN Posdaya telah membantu kegiatan dibidang pendidikan,kesehatan,lingkungan, ekonomi, keagamaan dan sosial.keberadaan mahasiswa dilokasi dalam rangka posdaya sedikit banyak mewarnai kegiatan pemberdayaan masyarakat dan melaksanakan budaya gotong royong di Desa Sukamaju Kecamatan Cigudeg.

Budaya gotong royong dapat tumbuh di mana saja, baik di lingkungan masyarakat maupun di lingkungan sekolah. Contoh gotong royong dalam masyarakat di antaranya adalah mengecat jembatan d. Adapun contoh gotong royong di sekolah dapat kita lihat dalam kegiatan siswa dan guru, di antaranya membersihkan lingkungan kelas dan lingkungan sekolah, mengecat pagar sekolah, serta membersihkan dan menanam tanaman di taman dan kebun sekolah.

Strategi yang ditempuh adalah pembangunan berbasis masyarakat dengan menempatkan manusia atau penduduk sebagai titik sentral pemberdayaan dan prioritas pembangunan. Di sini manusia diberikan peran yang cukup strategis dan diberikan kesempatan untuk membangun dirinya dan orang-orang di sekitarnya melalui kegiatan yang sifatnya bisa meningkatkan dan menghidupkan kembali semangat gotong-royong, yang akhir-akhir ini mulai mengendor.

Implikasi

Kegiatan KKN posdaya dapat memberdayakan masyarakat dibidang pendidikan,kesehatan,lingkungan, ekonomi, sosisl dan keagamaan. Untuk kelancaran kegiatan tersebut maka perlu adanya sinegritas antara masyarakat, swasta, perguruan tinggi, dan pemerintahan daerah dalam melakukan program pemberdayaan masyarakat sehingga pemberdayaan program masyarakat tidak berjalan sendiri-sendiri terutama dalam model, dan sarana prasarana.

 

Ucapan Terimakasih

Ucapan terimakasih atas kegiatan KKN posdaya Universitas Djuanda Bogor kami sampaikan kepada Camat, Kepala Desa, aparat dan seluruh warga dan para pihak yang  telah memberikan dukungan.

 

Daftar pustaka

Keterangan atau informasi dari desa setempat,

Louer, H. Robert. 1993. Perspektif Tentang Perubahan Sosial. Jakarta:  Rineka Cipta.

Puskur2009Pengembangan dan Pendidikan Budaya & Karakter BangsaJakarta: Pedoman.

Lampiran :

 

 

 

 

Foto Kegiatan :

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lampiran-Lampiran