Naluri Bushidoka Membuat Chuck Ikhlas Jalani Proses Kehidupan di Tahanan

Jakarta – Seminggu sudah jaksa Chuck Suryosumpeno ditahan Kejaksaan Agung. Lalu bagaimana kondisi jaksa berprestasi itu saat ini?

Kuasa hukum Chuck, Sandra Nangoy menyatakan bahwa kliennya saat ini dalam kondisi baik-baik saja. Namun diakuinya, Chuck mengalami susah tidur. “Pak Chuck dalam kondisi baik, beliau hanya kurang tidur karena biasa sebelum tidur diskusi dulu dengan istrinya,” kata Sandra di Jakarta, Selasa (19/11/2018).

Ketika ditanya bagaimana perasaan Chuck selama di tahanan, Sandra mengungkapkan bahwa kliennya telah menerima apa yang menimpa hidupnya dengan ikhlas. Apalagi Chuck telah bertahun-tahun mempelajari seni bela diri Aikido. Seni bela diri itulah yang membuat Chuck menerima apa yang menimpa hidupnya dengan ikhlas.

“Naluri Bushidoka yang dimiliki Pak Chuck seperti sudah menyatu dengan sikap beliau. Beliau menjalani kehidupan dengan sangat ikhlas. Namun yang jelas rasa hormat beliau kepada institusi melebihi segalanya di bumi ini,” ujarnya.

Menurut dia, saat ini Chuck hanya diperbolehkan dijenguk orang-orang yang telah disetujui Kejaksaan Agung, antara lain pengacara dan istri. Begitu juga saat menjenguk, dirinya tidak banyak berbincang dengan kliennya itu. Sebab Chuck lebih banyak berbincang dengan istrinya.

“Pak Chuck nggak bicara apa-apa, hanya ngobrol berdua dengan Ibu (istri Chuck) sambil berpegangan tangan. Saya tidak berani mengganggu,” kata Sandra.

Ketika Sandra menanyakannya terkait langkah hukum yang akan ditempuh Chuck, ia mengaku belum ada gambaran ke depannya.

Saat ditanyakan rencana langkah ke depan, beliau bilang “Saya akan pikir dulu ya Bu, biarkan saya memanfaatkan momen ini untuk berbicara dengan Tuhan.”

“Intinya, kami memohon semua pihak mendoakan bersama supaya Pak Chuck bisa menjalani proses kehidupan ini karena kami sangat yakin Jaksa yang berprestasi ini tidak bersalah,” kata Sandra mengakhiri wawancara. (adi/**)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *