Aksi Pencopetan, Resahkan Pengunjung Pasar Cicangkal Rumpin

RUMPIN – bogorOnlie.com

Wanita paruh baya bernama Haeriah (53) Warga Kp. Nangka RT 02/02 Desa Cipinang Kecamatan Rumpin, diduga menjadi korban pencopetan. Dirinya tidak menyadari bahwa dompetnya telah hilang lantaran dicopet.

Hal itu disadari Haeriah, saat tengah akan membayar belanjaan bersama suaminya di pasar Cicangkal yang berlokasi di Jalan Raya Cicangkal Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor.

“Pada saat itu, saya hendak membayar belanjaan sayuran, ketika saat saya merogoh kantong, dompetnya sudah tidak ada, padahal sebelumnya pada saat diatas dompet saya masih ada dan sempat membeli beberapa belanjaan,” ungkap Haeriah, Kamis (19/3).

Sementara itu suami korban, Hasanudin Murowi (55) mengatakan, setelah dompet istrinya hilang dan merasa dicopet pada. Dia pun langsung melaporkan kepihak berwajib, di Kantor Polisi Sektor (Polsek) Rumpin.

“Saya langsung melapor atas kejadian hilangnya dompet milik istri saya Haeriah saat berbelanja dipasar Cicangkal tadi pagi,” ujarnya.

Hasan mengatakan, dompet yang hilang tersebut berisikan surat surat berharga seperti, kartu BPJS, KTP dan surat pembelian emas, memang kalau uang, isinya tidak seberapa.

“Istri saya ketika sadar kehilangan dompet, saat hendak membayar belanjaan di salahsatu lapak sayuran di pasar itu,” tambahnya.

Informasi adanya korban pencopetan di pasar Cicangkal juga sampai ketelinga kepala unit pasar Endang Iskandar. Ia mengatakan, kejadian itu benar adanya dan sudah ada korban yang sudah kehilangan dompetnya saat berbelanja disini.

“Guna meningkatkan keamanan di area pasar Cicangkal kami akan memasang kamera perekam CCTV dan memberikan himbauan untuk para pengunjung agar lebih berhati-hati menyimpan barang berharga miliknya,” ungkap Endang, Sabtu (23/3/19).

Endang menambahkan, setiap pagi kami sudah menghimbau lewat pengeras suara, agar para pengunjung pasar ini, berhati-hati dalam membawa belanjaan dan tas-tas yang berisikan barang beharga dan uang.

“Berhati-hati barang atau uang anda hilang di curi orang yang tidak bertanggung jawab. Kami rutin setiap pagi selalu menghimbau kepada para pengunjung,” imbuhnya.

Hingga kini kasus pencopetan di pasar Cicangkal tersebut dalam penyelidikan Polsek Rumpin. Saat di komfirmasi oleh wartawan, Kapolsek Kompol Ahmad Wirjo menghimbau kepada masyarakat jika bebepergian ketempat keramaian seperti pasar jangan terlalu menonjolkan kemewahan.

“Saya himbau kepada masyarakat, jika pergi kepasar agar lebih waspada dalam menyimpan barang berharga, dan tidak terlalu banyak memakai perhiasan jika hendak pergi kepasar. Karena hal itu dapat memancing pelaku kriminal atau penjabretan,” pungkasnya. (Mul)