Dewi Basmala Berpeluang Besar Jadi Dirut Lagi 

*Internal RSUD Anggap Selama Kepemimpinannya Berhasil dan Berprestasi

bogorOnline.com

Dewi Basmala, Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor berpeluang besar untuk memimpin kembali Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Seperti diwartakan, Pemkot Bogor akan segera mengumumkan pendaftaran seleksi terbuka jabatan dirut RSDU Kota Bogor pekan depan. Hal itu seiring masa jabatan Dewi Basmala yang akan berakhir Mei 2019 setelah resmi dilantik oleh Wali Kota Bogor Bima Arya pada 2015.

“Iya, berdasarkan SK pengangkatan saya ditetapkan pada 4 Mei 2015. Masa jabatan direktur RSUD empat tahun sehingga akan berakhir nanti pada 4 Mei 2019. Di sisa waktu sekitar satu setengah bulan lagi sudah sangat singkat sekali, jadi memang harus dipersiapkan siapapun nanti yang akan memimpin di sini,” kata Dewi, Rabu (20/3/19).

Dijelaskan olehnya, bahwa rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan untuk masyarakat sehingga tidak ada jeda waktu. Sehingga konsep dari pelayanan itu harus betul-betul dipahami karena sekarang ini berbeda atas dasar Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Jadi jangan sampai RSUD yang manajemen sudah baik menjadi tidak baik. Kalau pun saya diganti saya berharap sekali seorang pemimpin yang memenuhi persyaratan. Tapi itu diganti atau tidaknya saya tergantung hak prerogatif wali kota,” imbuhnya.

Dewi mengungkapkan, dirinya punya mimpi dapat mewujudkan sentra kanker dan jantung di RSUD. “Untuk sentra jantung sudah ada di di sini bisa pemasangan ring per 1 April. Sedangkan sentra kanker memang membutuhkan lahan dan persiapan KSO. Ini PR tapi target saya 3 tahun bisa terwujud,” ungkapnya.

Saat dikonfirmasi, Kabag Kepegawaian RSUD Kota Bogor Irwan, membenarkan Dewi Basmala masih berpeluang untuk memimpin RSUD Kota Bogor merujuk pada Permendagri 79/2018 dan PP 49/2018. Jika daftar open bidding direkrut RDUD Kota Bogor melalui Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Di internalnya sendiri, Dewi banyak mendapat dukungan dari jajarannya. Ia dinilai sosok yang berjiwa kepemimpinan dan banyak menorehkan prestasi meski baru seumur jagung atau empat tahun dibawah kepemimpinan Dewi. Terakhir, RSUD Kota Bogor diganjar predikat pelayanan prima se-Jawa Barat dari Kemenpan RB.

Sebelumnya, Sekda Kota Bogor Ade Syarip Hidayat mengatakan, bahwa Pemkot Bogor akan membuka pendaftaran bagi siapapun yang berniat untuk duduk sebagai dirut RSUD Kota Bogor.

“Kami membuka pendaftaran untuk siapa saja yang ingin menjadi dirut. Bisa dari luar daerah ataupun dalam,” ucapnya.

Lebih lanjut, kata Ade, berdasarkan regulasi jabatan dirut RSUD dapat dihuni oleh dokter fungsional.

Ia mengatakan, bahwa pemkot nantinya akan membentuk panitia seleksi (pansel) dirut RSUD.

“Ya, nanti akan dibentuk dalam waktu dekat ini,” katanya. (Nai/*)