Anak Sekcam Parungpanjang Jadi Korban Penipuan di Tenjo

 

PARUNGPANJANG – Bermodus memiliki urusan mengambil surat milik orang tuanya, seorang pelajar SMP malah menjadi korban penipuan. Bahkan, sepeda motor Yamaha Jupiter warna biru bernopol F 5592 FAC, miliknya malah dibawa kabur oleh orang yang bermaksud berkepentingan dengan orang tuanya.

Berdasarkan laporan kepolisian yang diperoleh bogoronline.com, Lp. B/90/lV/2019/ Sektor, Tgl 24, April 2019. Pelapor bernama Badru Tama (33), pelaku yang meminjam sepeda motor tepatnya didepam SDN Cilaku Desa Tenjo Kecamatan Tenjo itu, mengaku staf orangtua korban dan kemudian meminjam sepeda motor korban dengan alasan mengantarkan surat milik orang tuanya.

Hal tersebut juga diutarakan sekcam Parungpanjang Icang Aliyudin. Ia mengatakan, anaknya bernama Deni Nugraha (15) pelajar SMP Modis Tenjo, menjadi korban penipuan saat perjalan pulang sekolah menuju kerumah.

“Saat pulang sekolah diberhentikan orang tidak dikenal, dia mengaku setaff saya, dengan menyebut nama berinisial R, dia juga berpura-pura menelpon kepada saya, dan anak saya percaya, lalu oleh anak saya dikasihkan sepeda motornya, “ungkap Icang, kepada sejumlah wartawan, Kamis 25/04/2019.

Icang menjelaskan, ketika itu anaknya hendak pulang sekolah mendadak diberhentikan oleh pelaku dengan alasan ingin meminjam sepeda motornya sebentar untuk mengantarkan surat. Kemudian pelaku meminjam sepeda motor dan hingga kini sepeda motor yang dibawa oleh anaknys itu belum kembali.

Lebih lanjut Icang mengatakan, kejadian ini semoga menjadi sebuah pelajaran bagi kita semuanya, terutama bagi orang tua murid dan bagi pelajar yang pergi sekolahnya membawa sepeda motor agar lebih waspada dan berhati-hati.

“Saya menghimbau untuk anak sekolah agar berhati-hati jangan sampai tertipu oleh seseorang yang tidak dikenal saat di jalan. Anak-anak yang membawa sepeda motor saat pergi ke sekolah dan pulang sekolah jangan mudah percaya sama orang yang tidak dikenal, “tambahnya.

Sementara itu, kasus penipuan dengan modus pengakuan sebagai staf dari orang tua korban kini masih tahap penyilidikan pihak kepolisian sektor Polsek Parungpanjang. “Nanti akan kita selidiki terkait kasus tersebut. “Singkat Iptu Zaluku, kanit Reskrim polsek Parungpanjang. (Mul)