Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Dibawah Pohon

Sudah Dua Hari Tergeletak Dibawah Pohon

PARUNGPANJANG – bogorOnline.com

Sesosok pria tanpa identitas ditemukan tewas, tergeletak dibawah pohon di Desa Gorowong Kecamatan Parungpanjang. Penemuan itu sempat gegerkan warga sekitar, diduga mayat tersebut mengidap gangguan jiwa.

Informasi yang dihimpun bogoronline.com, di lokasi kejadian, saat pertama kali ditemukan warga, kondisinya sudah tidak bernapas. Namun, dua hari sebelumnya yaitu Sabtu (6/4), sekira pukul 15.00 Wib. Warga melihat pria dengan ciri-ciri badan kurus, bermuka tirus, rambut ikal panjang, kulit sawo matang dan tinggi sekitar 145 centi meter ini di temukan warga tengah terlentang di bawah pohon.

Kanit Reskrim Polsek Parungpanjang Ipda Agripinus
Zalukhu mengatakan, sesaat setelah menerima laporan Masyarakat, bahwa telah ditemukannya sesosok mayat tanpa identitas di bawah pohon, yang diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) tersebut. Unit Reskrim langsung meluncur ke tempat kejadian.

“Dari keterangan saksi Boy (30) dan Nurhayati (35) warga Desa Gorowong Kecamatan Parungpanjang, melihat korban dibawah pohon tersebut, saat ditemukan warga seorang pria sudah tidak bernapas,” ungkap Zalukhu dalam keterangan persnya, Senin (8/4/19).

Zalukhu menjelaskan, dimana pada saat itu masyarakat mencurigai atas sosok yang di duga ODGJ dari semalam tergeletak di bawah pohon, karena pada saat sebelum kejadian ODGJ tersebut sering lewat di Jl. Desa Gorowong.

“Awalnya warga hanya mengira, jika mayat tersebut, hanya sedang tidur saja, akan tetapi ternyata pas dilihat dari dekat, sudah dalam kondisi meninggal dunia,” tandasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Desa Gorowong Icang Aliyudin mengatakan, terkait penemuan mayat tanpa identitas oleh warga yang diduga ODGJ tersebut, kemudian setelah melakukan koordinasi dengan tripika Kecamatan Parungpanjang, mayat kita langsung kebumikan bersama-sama.

“Lantaran warga sekitar tidak ada yang mengenali mayat itu, kita makamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Leuwi Kopo Desa Gorowong Kecamatan Parungpanjang, dan sebelumnya sudah dilakukan pengambilan visum di Puskesmas Parungpanjang,” Pungkasnya. (Mul)