Bupati Bogor Terbitkan Perda Soal Sampah : Camat Tenjo Akan Berikan Sangsi Untuk Pelanggar

 

TENJO – Camat Tenjo, Asnan merespon penerbitan Perda oleh Bupati Bogor Ade Yasin. Perda itu soal pembuang sampah sembarang tempat akan diacam pasal 9 ayat 2, perda Kabupaten Bogor nomer 4 tahun 2015 tentang ketertiban umum. Dalam aturan tersebut disebutkan setiap orang atau badan dilarang membuang sampah ke sungai, saluran, situ atau danau mata air.

Ia mengatakan akan memberi sangsi kepada yang membuang sampah sembarangan. Asnan menegaskan terkait  adanya perda tahun 2015 tentang pembuang sampah sembarang tempat itu ada ancaman denda Rp50 juta.

“Bagi yang membuang sampah, sesuai Perda kita tentang ketertiban umum maksimal dendanya Rp50 juta atau  3 bulan kurungan kalau kedapatan baik oleh petugas maupun dilaporkan oleh masyarakat yang membuang sampah akan ditindak pidana ringan (Tipiring) dengan perda, “tegasnya.

Lanjut Asnan menambahkan, satgas sampah nanti akan melibatkan masyarakat dan pemerintah desa. Nanti para pembuang sampah sembarang tempat akan  dibina terlebih dulu dan kalau tidak bisa dibina akan ditindak secara aturan yang berlaku.

“Satgas sampah ini salah satunya adalah Desa-Desa se Kecamatan Tenjo, nanti rencananya dibuatkan lesehannya. Apakah nanti dibuatkan penampungannya, lalu kemudian dikumpulkan di penampunga  baru dari petugas kebersihan yang mengangkut.   Kalau sampah dari masyarakat, masyarakat tinggal iuran, “imbuhnya.

Asnan menambahkan, pola Penerapan pola   seper itu  itu baru dilakukan di  pasar Tenjo. Sementara  untuk kantor-kantor pemerintahan pihaknya sudah bekerjasama dengan Dinas kebersihan dan dan Pertamanan Kabupaten Bogor.  “Saya sedang menggalakan di setiap desa itu untuk Kampung ramah lingkungan (KRL) sudah terbentuk semua, “tambah Asnan.

Diketahui Bupati Bogor Ade Yasin sudah mengeluarkan perbub tentang penggunaan pelastik, dan akan berlaku di bulan Agustus 2019. “Bogor Antik Namanya”,Bogor anti pelastik. Nanti untuk mengurangi masyarakat penggunaan pelastik. Salah satu adalah berbelanja membawa bage sendiri dan kemarin sudah dikampanyekan oleh Bupati.

Terkait itu, Asnan akan melakukan edukasi kemasyarakat selam 3 bulan, ia mengatakan akan memberikan edukasi terlebih dahulu kepada masyarakat, melalui kegiatan-kegiatan kerja bakti setiap hari Jum’at melibatkan masyarakat dan kepala desa.

“Satpol-PP juga akan berpatroli untuk mengawasi penanganan sampah liar. Bahkan satpol-PP juga mengawasi tentang kertiban umum, selam 24 jam itu terbagi dua, “pungkas Asnan Camat Tenjo. (Mul)