Pelaku Pembunuh Bocah Di Megamendung, Sempat Setubuhi Jasad Korban

 

CIBINONG – Pelaku pembunuh seorang bocah 7 tahun di kontrakan tukang bubur Kampung Cinangka RT 002/002 Desa Cipayung Girang Kecamatan Megamendung, merencanakan memperkosa hingga merampas nyawa, dan pelaku sempat menyetubuhi jasad korban.

Sebelumnya pada, Sabtu 29 Juni 2019 sekira pukul 11 Wib ketika H. (Pelaku) pulang jualan bubur ke kontrakannya pelaku dihampiri oleh korban dan meminta uang Rp 2. Ribu, kemudian pelaku memberikannya.

Saat korban mengambil uang 10 ribu. Kemudian pelaku memanggil korban dan bertanya uang Rp10 ribu dengan iming-iming pelaku akan memberikan uang 5000 lagi, pelaku memaksa korban untuk mengikuti keinginannya. Pelaku mencium pipi korban sebanyak 2 kali dan bibir korban, “kata AKBP A.M Dicky kapolres Bogor dalan pres realisnya, Jum’at 5/7/2019.

Dicky menjelaskan saat pelaku mencium bibir korban, korban melawan dan pelaku berniat untuk menghabisi nyawa korban, dengan membekap mulut korban dengan tangan pelaku. Kemudian mengangkat dan dimasukkan ke dalam ember berisi air penuh setelah 15 menit korban tidak bernyawa lagi.

“Pelaku sempat menyetubuhi jasad korban, “jelas kapolres.

“Setelah selesai pelaku langsung memasukkan korban ke dalam bak mandi dengan posisi terlentang dan ditutupi dengan karpet dan baju-baju kotor meletakkan ember ember berisi air di atas baju tumpukan tersebut supaya tidak terlihat, “tambah Dicky.

Setelah itu pelaku mengganti pakaiannya dan pergi ke rumah temannya. Pelaku meminjam uang ke temannya sebesar Rp 300 ribu dengan alasan akan dikirim ke kampung. Namun pelaku menggunakan uang itu untuk melarikan diri ke Surabaya Semarang dan Pemalang dan kemudian ditangkap oleh kepolisian resor Bogor, “imbuhya.

Lanjut Kapolres mengatakan, pada malam hari sebelum hari kejadian pelaku menonton film porno dan pada Pagi harinya hasil terobsesi dengan film porno tersebut. Sehingga sudah ada niat dan rencana untuk menyetubuhi korban sebagai pelampiasannya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sejak tahun 2016 pelaku sering mencuri celana dalam memiliki tangganya untuk dihisap sebagai penyaluran nafsu harinya hingga saat ini sudah sekitar 1 ribu celana dalam yang dicurinya sehingga itu pelaku juga memiliki kebiasaan menonton film porno yang diperankan oleh anak-anak.

“Barang bukti yang disita diantaranya 1 pasang sandal anak-anak berwarna biru, 6 potong kaos, 3 buah celana, 2 buah celana dalam, 1 karpet Biru, 4 ember, 1 Gayung, 1 kaos dalam anak, 1 buah baju korban, dan 1 buah celana dalam anak, “papar Dicky.

Pelaku dikenakan pasal 80 ayat 3 dan atau pasal 81 atau pasal 82 undang-undang Nomor 35 tahun 2014 perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan atau pasal 338 KUHP Jelaskan 2 atau pasal 340 KUHP dengan ancaman penjara Paling lama seumur hidup, “pungkasnya. (Mul)