100 Relawan Kampung Dongeng Sepakati Pedoman Kampung Dongeng

Kampung Dongeng Indonesia sukses menggelar Rapat Kerja Nasional yang dihadiri oleh 100 Relawan Kampung Dongeng dari berbagai wilayah pada tanggal 28 sampai dengan 30 Agustus 2019.

Kampung Dongeng Indonesia sendiri merupakan komunitas sosial yang konsisten melakukan pendampingan anak melalui dongeng yang didirikan oleh Muhammad Awam prakoso. Saat ini Kampung Dongeng berada di 140 titik tersebar di 25 provinsi se-Indonesia.

“Tujuan dongeng adalah membangun dunia perlindungan dan pendampingan yang ramah anak. Termasuk memberi landasan karakter bangsa kepada anak anak, yang diharapkan memiliki karakter religius, nasionalis, independent dan kemandirian, suka menolong sesama dan menyukai bergotong royong serta memiliki integritas yang tidak diragukan,” kata Awam.

Rapat kerja yang bertujuan untuk mengetahui perkembangan organisasi di masing-masing daerah dan menetapkan beberapa pedoman organisasi sebagai acuan pelaksanaan kegiatan kampung dongeng seperti menyusun dan menetapkan program kerja nasional, menetapkan pedoman organisasi kampung dongeng Indonesia dalam bentuk anggaran dasar, anggaran rumah tangga dan standart operating procedure ( SOP), dan memberikan kesempatan kepada pengurus daerah kampung dongeng seluruh indonesia untuk bertukar pikiran dan menyampaikan aspirasi serta untuk kemajuan organisasi.

Dalam kegiatan ini Kampung Dongeng Bogor Raya menjadi tuan rumah pelaksanaan acara yang berlokasi di athalia resort Puncak Bogor.

Setelah rakernas berlangsung, dilanjutkan Kemah Dongeng ke 24 yang di hadiri 70 Peserta seluruh Indonesia. Kemah Dongeng merupakan pembinaan atau pelatihan untuk mencetak calon – calon pendongeng yang handal mampu memberikan keceriaan serta menghadirkan lingkungan ramah anak di lingkungan nya.

Sebelum kegiatan berakhir peserta melaksanakan praktek langsung dihadapan 150 anak-anak sekitar lokasi kemah yang dihadiri Bunda Literasi Kabupaten Bogor. Dalam kesempatan ini diberikan sumbangan Buku “21 Cerita Kak Awam Prakoso” kepada beberapa sekolah yang hadir agar tetap bersemangat untuk menggelorakan literasi dilingkungan nya. Sekaligus menutup rangkaian kegiatan Kemah Dongeng ke 24.

Kak Awam ajak para pendongeng juga berkarya dan sensitif dengan persoalan anak anak. Baginya menjawab permasalahan anak, adalah menjawab hari ini, bukan besok apalagi kemarin. Karena besok kebutuhan anak sudah berbeda dan terus berkembang dan beda lagi dengan hari sekarang.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *