Politisi PDI-P Ini Santuni Anak Yatim hingga Ajak Kuliner Makanan Khas Bogor

Kota Bogor – bogorOnline.com

Menyantuni anak yatim menjadi tradisi bagi keluarga besar Laniasari terutama setiap bulan Muharram pada penanggalan tahun Hijriah. Seperti pada peringatan 10 Muharram 1441 Hijriah atau 2019 Masehi yang berlangsung di kediamannya, di Jalan Pacilong RT05 RW04, Kebon Pedes, Tanah Sareal, Kota Bogor.

“Kegiatan seperti ini sudah jadi agenda rutin setiap bulan Muharram dilaksanakan di kediaman orangtua saya di Cimanggu, Kedung Badak. Kebetulan untuk tahun ini baru dilaksanakan di rumah saya,” ungkap Laniasari yang juga anggota DPRD Kota Bogor pada Minggu 15 September 2019.

Selain menyantuni ratusan anak yatim dalam kegiatan itu diisi pula dengan pengajian ibu-ibu dan tausyiah. Untuk menambah kemeriahan mereka diajak kegiatan pesta rakyat yang dikemas makan bersama menikmati berbagai menu makanan khas Bogor, seperti toge goreng, doclang dan lainnya. Makanan-makanan ini disajikan oleh sejumlah pedagang sekitar.

“Khusus hari ini dengan anak-anak yatim dari wilayah RW10 dan RW12, Kebon Pedes. Sebelumnya untuk anak-anak piatu dan janda sudah dilaksanakan pada Jumat berkah dengan keliling setiap sebulan sekali ke wilayah-wilayah di Tanah Sareal,” imbuh politisi PDI Perjuangan itu.

Laniasari mengatakan bahwa 10 Muharram merupakan Hari Raya Anak Yatim sehingga menjadi momentum untuk membahagiakan mereka. “Setiap rezeki yang kita dapatkan sebetulnya hanya titipan, jadi alangkah baiknya rezeki ini kita bagikan kepada orang yang berhak menerimanya atau orang yang tidak mampu,” tukasnya.

Sementara itu, Tokoh Tanah Sareal Ade Hasanuddin yang juga orangtua Laniasari mengatakan hal senada bahwa kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin setiap tahun yang biasanya dilaksanakan dikediamannya di Cimanggu, Kedung Badak. Kesempatan ini, kegiatan dilaksanakan di rumah anaknya di Kebon Pedes.

“Yang terpenting adalah membahagiakan anak yatim. Tadi terlihat anak-anak senang. Kami catat ada 100 lebih anak yatim yang hadir, tapi ada juga yang masih menyusul. Alhamdulillah anak-anak senang dan pedagang juga senang,” tandasnya. (HRS)